AKURAT.CO, Menteri Luar Negeri Korea Utara (Korut) Ri Yong Ho mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mendaklarasikan perang terhadap Pyongyang. Ri mengatakan, Korut berhak untuk menembak jatuh pesawat pembom strategis AS. Meski tidak berada di wilayah udara Korut.
“Seluruh dunia harus ingat, itu sudah jelas bahwa AS yang pertama kali menyatakan perang terhadap negara kami,” katanya.
“Sejak AS menyakan perang terhadap kami, kami memiliki hak untuk mempertahankan diri, termasuk hak untuk menembak jatuh pesawat Pembom strategis AS, meski tidak berada dalam wilayah udara kami,” kata Ri, dilansir Metro.co.uk, Senin (25/9).
Ri menyatakan hal itu, menanggapi pernyataan Trump melalui Twitternya yang mengatakan kalau ancaman ini diulangi, pemerintah Korea Utara tidak akan bertahan lama.
Dalam pertemuan yang digelar di Gedung putih Senin (25/9) malam, Sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders menolak yang diklaim oleh Ri.
“Kami belum menyatakan perang terhadap Korea Utara. Saran ini tidak masuk akal” kata Sarah Sanders.
Sementara itu, Sekretari Jenderal PBB, Antonio Guterres mengingatkan Korut dan AS agar menjaga bahasa yang dikeluarkan, sebab akan menimbulkan resiko.
“Berbicara dengan penuh emosi akan menyebabkan kesalahpahaman yang fatal,” kata Geterres.[]

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/