Ayo ke Maros!!!.

SITUS BATU BUAYA Sanggaulu Punrungnge.

Keajaiban alam banyak terjadi di belahan dunia ini yang memiliki asal muasal yang tidak bisa dipikirkan atau diterka oleh manusia, Keajaiban tersebut adalah benda-benda yang meliputi berbagai aspek yaitu dari segi majis, biologis ataupun dari segi secara manusiawi.

Salah satu keajaiban yang terjadi di dunia ini ada di pulau Sulawesi di negara Indonesia yaitu tepatnya di kota Maros, di lihat dari segi fisiknya ini merupakan pembentukan yang terjadi selama berpuluh-puluh tahun. Nama Keajaiban ini yang dijadikan sebagai salah satu objek wisata di Wisata Tabbua adalah batu buaya Punrungnge

Batu buaya Punrungnge merupakan batu yang menjorok ke sungai atau berada di tepi sungai yang bentuknya seperti buaya, banyak masyrakat setempat yang menilai hal ini merupakan keajaiban dan ada legenda di balik batu buaya Punrungnge.

Batu buaya ini juga dinilai oleh masyarakat setempat memiliki unsur majis yaitu bila pada malam hari beberapa orang pernah menyaksikan bahwa batu ini mengeluarkan cahaya merah dan bentuknya akan menyerupai bentuk buaya pada umumnya.

Batu buaya ini merupakan batu yang dilestarikan atau dijaga oleh pemerintah kota Maros bersama masyrakat kampung Wisata Tabbua Maros.

Pengunjung dapat mengunjungi objek wisata ini dengan melakukan perjalanan dari pusat kota Maros baik itu menggunakan bus,minibus ataupun kendaraan pribadi dan dapat ditempuh dari pusat kota Maros selama kurang lebih 30 menit. Batu ini terletak di Kelurahan Mattiro Deceng, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros.

Pengunjung yang menikmati makanan dan minuman juga diharapkan oleh masyarakat setempat untuk menjaga kebersihan ketika berada di objek wisata situs batu buaya ini. Di daerah batu buaya ini pemandangan indahnya juga tidak kalah menariknya suasana sungai sangat jelas terlihat, pengunjung yang mengunjunginya dapat menikmati hembusan angin yang sepoi-sepoi yang dapat melegakan kepenatan suasana perkotaan yang padat.

Akses ke situs ini menggunakan perahu dengan tarif Rp 50.000 (Rombongan minimal 6 orang). Pengunjung bila akan menyewa tour guide juga ada di objek wisata situs batu buaya ini yaitu cukup membayar Rp. 25.000, guide objek wisata ini berasal dari warga setempat yang mengerti benar tentang asal muasal ataupun cerita yang terkandung di dalam objek wisata situs batu buaya Punrungnge.

Pengunjung juga akan terpesona dengan lingkungan di sekitar batu buaya, lingkungan dengan suasana sungai dan beberapa ekosistem yang indah ala pinggir sungai dapat terlihat jelas dan akan sangat menjadi sebuah memori yang tidak terlupakan bila diabadikan dengan kamera ataupun dengan melukisnya.

Ekosistem yang ada di sekitar batu buaya ini memang alami dan akan terus dijaga oleh pemerintah serta warga setempat yang juga menghimbau bagi para pengunjung untuk menjaga kelestarian alam disekitar objek wisata ini, baik dengan tidak mencoret-coret batu buaya ini ataupun membuang sampah sembarangan yang berakibat rusaknya objek wisata batu buaya.

Bagi para traveler tempat ini memang cocok dijadikan tempat wisata yang layak dikunjungi selain dapat memperoleh ilmu atau history yang terkandung di dalam objek wisata ini para traveler atau pengunjung juga akan disajikan panorama alam desa yang khas.

Layaklah objek wisata batu buaya ini masuk dalam daftar tempat yang dikunjungi bila para traveler atau pengunjung berlibur atau datang ke kota Maros.

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/