Berawal dari beberapa pertanyaan yg masuk di messenger, saya bikin tips ini ya, semoga membantu…

TIPS MENGELOLA KEUANGAN UNTUK TRAVELING

1. Tentukan tujuan
Hal nomer 1 adalah tujuan. Tujuan perjalanan ini penting pake banget, karena akan menentukan berapa jumlah biaya yg harus ada, berapa uang cadangan, dan berapa uang “lebih” yang bisa kita gunakan untuk selain tujuan utama.

Contoh, tujuan utama kita adalah Kuala Lumpur, Malaysia. Maka kita bisa mengestimasi berapa pengeluaran utama untuk tiket pesawat, tiket bus dan kereta dalam kota, tiket bus/kereta/pesawat jika ingin ke luar kota, biaya penginapan, biaya makan, biaya jajan sehari-hari dan biaya untuk masuk tempat wisata.

Ingat, semakin banyak tempat yg kita akan kunjungi akan membuat pengeluaran semakin banyak. So, bijak-bijaklah dalam menentukan tempat tujuan.

2. Menyiapkan anggaran dari Gaji bulanan/pendapatan
Setelah kita punya tujuan dan estimasi biayanya, saatnya kita memilah dan memilih yg mana saja yg layak kita anggarkan. Sebagai contoh, katakanlah estimasi dari perjalanan kita ke KL membutuhkan uang sebesar 3 juta rupiah. Nah kita tinggal menghitung sendiri berapa uang yg bisa kita sisihkan untuk bisa mendapatkan uang tersebut.

Contoh, kita punya penghasilan 3 juta/bulan. Saya bisa sarankan 10-15% bisa ditabung. Jadi kita bisa jalan-jalan ke KL dalam 8-10 bulan ke depan. Tetep ya, kita mungkin bisa mengerem kebutuhan yg kurang penting, misal jangan sering ngafe, jangan beli baju dulu.

Ingat juga, uang tadi sebisa mungkin jangan dipake dulu kecuali untuk emergency. Jangan juga menyiksa diri untuk menabung hingga 50% dari total tabungan, iya sih jalan-jalan bisa cepat terwujud, tapi kalo nanti kena mag / malnutrisi / anemia, yang ada duitnya habis untuk ke dokter.

3. Buatlah rekening khusus jalan-jalan / saldo khusus jalan-jalan
Kenapa? Dengan adanya rekening khusus, kita bisa lebih fokus untuk spending dari rekening gaji saja. Efeknya, kita bisa mengerem pengeluaran yg berpotensi memorak-porandakan agenda jalan-jalan.

Kalau males ribet, bisa tiru cara saya, saya hanya punya saldo jalan-jalan. Jadi simpelnya gini, kalo di tabungan “sisanya” kurang dari 50% dari saldo terima gaji, artinya kita tidak usah narik/belanja dulu. Simpel. Tapi ga semua orang seperti saya toh. Kalo dengan rekening khusus bisa lebih safe, buatlah rekening khusus jalan-jalan.

4. Jangan berpedoman bahwa anggaran harus habis saat jalan-jalan. Saya sendiri selalu ga pernah habis ya. Pengeluaran tertinggi saya, adalah 90% dari total budget saya. Kuncinya, buatlah estimasi tertinggi. In fact, banyak kok hal di luar dugaan yang bisa bikin kantong tetep tebel.

Jangan pernah bikin estimasi terendah ya, karena kalo dananya mentok, bisa-bisa kita hanya stuck di hotel dan kelaparan.

So, begitulah tips dari saya. Semoga ga ada lagi cerita ga bisa jalan-jalan hanya karena gaji kecil. Semua bisa, yang membedakan adalah pengelolaan keuangannya. Semoga membantu dan selamat jalan-jalan yaa

#BITIPS #BINABUNG #BIFINANCIALPLANNING

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/