Berhubung kalau tukar miles dari maskapai Nasional untuk Jakarta Medan butuh 18.000 miles one way; cukup mahal untuk rute 2,5 jam. Makanya saya sering naik Silk Air/Singapore Airlines Jakarta-Medan walaupun harus transit di Singapore. Hal inilah yang sering mendapatkan ekspresi heran baik dari petugas maskapai atau petugas imigrasi (terutama yang di Medan).

Dibanding petugas imigrasi di Jakarta, petugas imigrasi di Medan biasanya lebih “kepo”. Setiap kali baru landing dari luar negeri, paspor control Medan hampir selalu nanya “pulang dari liburan, bang?” Nah, kalau lagi naik SQ dan MI (SilkAir) dari Jakarta, pasti saya jawab enggak bang, ini dari Jakarta, di Singapore transit aja. Biasanya petugasnya akan membentuk huruf O karena kemungkinan mereka bingung apakah ada rute seperti itu. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Kali ini terbang ke Bandung via Singapore, dan lagi-lagi cukup membayar 7.500 miles + airport tax Medan & passanger service charge Singapore dengan total Rp. 259.000. Sangat murah dibanding harus membayar miles yang berlipat-lipat di maskapai sebelah dan turunnya gak bisa di Bandung tapi Jakarta. Nah, buat rekan-rekan BI yang sering menggunakan rute ini dan ada poin kartu kredit yang bisa diredeem ke Krisflyernya SQ bisa untuk dicoba karena rute ini cuma ada kalau untuk redeem miles saja. πŸ˜‰

Oiya, untuk rute ini tetap mengharuskan adanya paspor ya; walaupun destinasi awal dan destinasi akhirnya sama-sama domestik tetapi sebelum masuk ke pesawat dan pada saat landing harus melewati imigrasi. Kalau untuk di Singaporenya sendiri, tidak perlu keluar imigrasi. Semoga infonya bermanfaat.

Maaf banyak coret-coretan, maklum untuk privacy. 😁😁😁

#BIINFO #BISQ #BISingapore

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/