#BIGibraltar

Halo BIers, ijinkan saya sharing pengalaman menjelajahi #Gibraltar 11-18 Nov 2016.

Musim gugur dan dingin di sebagian besar Eropa merupakan saat yang tepat berkunjung ke Gibraltar. Tidak terlalu panas, tapi tidak perlu pakai baju berlapis lapis. Suhu selama seminggu kami disana berkisar antara 19′-21’C, sementara menjelang sore dan malam hari suhu mencapai 15’C.

Gibraltar merupakan bagian Uni Eropa tetapi tidak termasuk dalam negara Schengen sehingga perlakuan visa untuk masuk ke negara ini sedikit berbeda. Kebetulan saya memiliki ijin tinggal di UK dan berlaku untuk masuk Gibraltar. Selain berbatasan dengan Spanyol, Gibraltar juga ‘dekat’ dengan Tangier (Maroko), dapat ditempuh dengan kapal cepat dari Spanyol atau dengan pesawat dari Gibraltar. Sayangnya, penerbangan hanya pada hari Kamis dan Minggu.

Luas Gibraltar ‘hanya’ 6.8km2 (Wikipedia) justru menjadikannya nyaman untuk dijelajahi hanya dengan berjalan kaki. Untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang letaknya di ujung selatan Gibraltar (Europa Point), sebaiknya menggunakan bus dalam kota. Transportasi dengan taksi tidak direkomendasikan.

Mata uang Gibraltar adalah UK Poundsterling disamping Gibraltar Poundsterling. Ketika melakukan transaksi apapun, biasanya akan ditanya mau bayar pakai Pound atau Euro.

Mayoritas penduduknya berbahasa Inggris disamping Spanish.

Untuk akomodasi, kami menyewa apartemen melalui holidayletting.com, termasuk beruntung karena ternyata lokasinya berada di pusat kota, hanya 10 menit berjalan kaki dari / ke airport.

Kalau kebetulan sedang mengunjungi Spanyol, mampirlah ke Gibraltar.

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/