##BiINfO#
#Terlalu banyak mikir, bikin kita banyak kawatir#

Jalan jalan keluar negri itu ga perlu banyak uang..
Kalau orang semiskin aku aja bisa, kalian pasti jauh lebih bisa.
You don’t have to be rich to travel , you just have to be INSANE.

Enaknya orang INSANE gitu..ga banyak mikir. Hehehhe.

Waktu ke eropa dulu, saking gigihnya nyari tiket pesawat murah, aku rela ga pake bagasi. Artinya aku hanya boleh bawa 1 bagpack(ransel) aja. Trip 23 hari ke eropa dengan baju 1bagpack aja!hahah..hidup minimalis. Dan buktinya bisa. Caranya,pas lagi stay di hostel/homestay aku pasti nyuci..

Dari Sydney ke Madrid aku ga ada masalah dengan ranselku. Karena memang beratnya ga lebih 7kg. 4lembar baju dan rok,4helai jilbab,mukena,indomie,dan trivial things lainnya.

Tripku pun dimulai. Madrid-cordoba-toledo-lisboa-barcelona-roma-milan-casablanca-marrakesh-paris-zurich-vienna-budhapest-praha-wraclaw-berlin-amsterdam, moscow,shianghai-manila-sydney.

Semakin hari, ranselku semakin berat. Melebihi 7kg. Ya iyalah makin berat, setiap 1 negara, aku pasti beli standing frame unt koleksi pribadi. Bukan untuk pamer, tapu Inilah yang selalu memotivasiku unt melihat negara negara lain, mengoleksi standing frame more and more. Apakah ini ketidaknormalan? (Do i suffer mental sickness? ). I dont care lah..

So, akhir cerita, setelah 23 hari,tibalah saatnya aku pulang dari amsterdam ke Moscow. Begitu check in, si cewek yang di meja check in bilang, “can you weight your backpack here please?. ”

Jantungku rasanya copot. Padahal aku senyum padanya, tidak meperlihatkan wajah merengut.supaya dia tidak curiga kalau tas yang sedang ku sandang berat sekali.

Ah, senyumku tidak mapan.

Begitu ditimbang, hahaha, berat ranselku 14kg. Dia memintaku unt membeli bagasi agar ranselku itu ku taruh di bagasi saja. “Ini pasti mahal, ga kurang dari 120euro”. Pikirku.

“Can i have 10minutes please, i want to throw all my clothes.” Pinta ku. Inilah tanda backpacker kere. Dari pada bayar 120euro sekian.. aku lebih memilih membuang semua pakaianku. Hehe.

Sambil senyum senyum, si cewek dimeja check in menjawab “sure, there is nearest dust bin”. Sambil menunjuk ke arah tong sampah.

Aku buang semua pakaianku, dan memang tidak seberapa. tinggallah semua standing frame dan beberapa gantungan kunci di ranselku itu.

Dan begitu ditimbang lagi, hahahah.. berat ranselku 10kg. masih lebih 3kg.

The power of negotiation pun ku andalkan.

“Please, i have thrown all my clothes and all left in this bag is souvenirs during my trip here in Europe for 23 days. I dont know what to throw anymore.” Kataku dengan acting memelas..

Dan yes, alhamdulillah si cewek itu pun ga tega.. dan mengatakan, “okay, you can go but be careful, in Moscow they might weight it again”. Nasehatnya untukku.

“Thanks a lot. Dont worry, i will find the way out if they weight it again” kataku. Hahaha..yang penting aku lewat dulu nih mba dari amsterdam. di MOSCOW nanti nanti aja aku pikirkan mba e. Hehehe..

Terlalu banyak mikir, bikin kita banyak kawatir!

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/