#BiNepal #BiKathmandu
Okey, nananamaste. Biasanya ku emoh banget sharing liburan, jadi ini perdana, semoga tidak jadi bahan buli. Aku buat summary-nya saja, takut jadi novel.
A. Hal yang patut disukai di Nepal
-Biaya hidup secara serius lebih murah dibanding Indonesia
-Kulinernya, (kesukaan aku: Momos dan Chowmein) membuat aku bahkan lupa dengan In**mie,
-Memang relatif berdebu tapi scene bersejarahnya bakal serasa sedang menjelajah waktu lampau
-Tidak seperti Jakarta, Kathmandu adalah ibukota yang tidak akan bosan diubek, banyak situs-situs disini
-Orang-orang yang ramah
-Sangat jarang ada turis Indonesia lainnya (I love it!)
-Muka ala-ala Kajol Devgan or Shalman Khan bertebaran dimana-meni, bisa ber “Kutchi-kutchi hootahai” ria bareng kalau beruntung (hahah)

B. worth to know
-Visa on Arrival, proses semudah nyuci pakai R**nso, cuman sedikit sabar saja soal waktu.
-Untuk transportasi ada beberapa alternatif, taksi kebanyakan mobil-mobil uzur, jangan harap ada Uber atau Grab, apalagi Gojek. Biasanya tak pakai argo, dan siapkan jurus tawar menawar alak emak-emak Tanah Abang.
-High Season antara September-April, dimana langit cerah dan tak hujan.
-Debu. Siapkan masker atau kalau bisa bawa serenteng M*xagr!p. Udara juga dingin dan kering, bisa sampai 5C di High Season (Musim Gugur) musim dingin bisa lebih rendah ya pastinya.
-Jangan berandai-andai menemukan McD, Aw, Sevel, apalagi Ind**mart. Memang ada tapi langka.

Palingan itu yang bisa saya share, da Isep mah bukan master disini teh, jadi maaf kalau ada yang kurang. Ikut nimbrung ajah. Namasate…

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/