#BIRUSIA

Kesimpulan saya setelah 10 hari traveling di Rusia (tgl 19-29 Juni 2017):

– 2 kota yang kami singgahi (Moscow dan Kazan) itu keren, bersih dan rapi.

– Karena nilai tukar mata uang Rubble lagi jatuh, biaya hidup di sana jadi terasa “murah” atau minimal sama dengan di Indonesia.

– Rasa makanannya cenderung “plain.” Dalam 10 hari itu cuma sekali lihat ada 1 org yg jualan cabe di pasar sentral di Kazan. Di makanannya cuma ada rasa asin dan asam aja. Kaya’nya pada demen ngemil Kefir juga. Ihhhh pdhal kan asem buangeett 😣😣😣

– Orang2nya memang terkesan “dingin” kalau ga diajak bicara duluan. Tetapi mereka helpful kok. Hanya saja memang banyak dari mereka yang kemampuan berbahasa Inggrisnya terbatas.

– Bangunan2 dan obyek wisatanya keren-keren. Ga nyangka banget kalau kita bakal nemu museum geologi dan arkeologi di kompleks Kremlin Kazan. Yaaa ibu yang jual tiket sih kaya’nya udh menjelaskan sih, tapi kalau njelasinnya pake bahasa Rusia, eike ya kaga ngerti dong bookk πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Museum geologi dan arkeologi itu sumpah keren dan edukatif banget! Selalu ada penjelasan yang ditempel….dalam bahasa Rusia juga 😒😒😒 jadi kami mencoba memahami isi museum itu dari obyek2 yang ditampilkan itu aja.

Mungkin misi pemerintah Rusia itu memang fokus untuk “mencerdaskan rakyat Rusia”

– daaaan….saya pengen balik lagi. Ke kota mana aja (yg copetnya ga ganas) dan hotel2nya mau kasih receipt. Penting!!!

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/