#biUk #biiceland #biparis #biscotland

“Kisah pilu karena hembusan angin”

Selamat siang suhu2 sekalian. Saya mau share pengalaman back packing saya selama 13 hari. Suka dan sedih nya saya share disini.

notes:
ST = Solo Travelling
GR = Group

– Day 1. DEPARTURE (ST)
15 November 2017
Berangkat dari jakarta pakai GA transit Singapore. Total perjalanan +/- 17 jam. CGK – SIN 1.5 jam. TRANSIT 2 jam. Lanjut SIN-AMS direct around 13 jam. *pantat langsung gempor.

– Day 2. ARRIVAL transit to EDI (ST)
16 November 2017
Landing jam 7.20 nunggu next flight AMS-EDI. Berangkat 15.20 by Easy Jet. Flight time lupa karena tidur sepanjang perjalanan. Landing nya around 18.00 *kalau ga salah.
Janjian sama pelajar indonesia Namanya Kiki. Baik banget ketemu di couch surfing. Kita jalan2 bareng. Habis dari bandara DROP luggage di Pod Hostel di Edinburgh (Bacanya Edinbrah). 25 £ sehari, bentuknya Bunk Bed isi 4 bed sekamar. Dan lagi2 ketemu orang Indonesia yang lagi Solo travelling namanya Sabrina. Dia baik banget dan wawasan luas karena tinggal di Kanada.
Setelah drop bagasi ketemu di Gereja St. Giles Cathedra buat ikutan Ghost tour. Harganya 14£. Recommended banget dan story telling nya keren. Ada kejutan2 mencekam waktu di bawa ke kuburan asli sana. Tapi banyak ketawa juga.
Setelah ikut tour kita ke New town buat minum secangkir Hot Chocolate than balik ke Hostel buat tidur.

-Day 3 Edinburgh To London
17 November 2017
Bangun pagi trus ku lalu sarapan. *Dapat sarapan gratis ala Scottish Breakfast.
After that, udh janjian sama Sabrian buat jalan2 sight seeing kota Edinburgh. Kita hunting2 foto sampe puas. Ada red telephone box yang bagus (I prefer this one karena ga crowded). Setelah foto2 sampe di pojokan kota yang bikin megap2 karena naik turun tapi tidak mengurangi sedikitpun keindahan Edin, kita jalan Ke Hollyrood Palace, yang dimana itu Rumah kediaman Keluarga Ratu Elizabeth kalo singgah. Selesai sudah foto2 dan dengerin kisah rumah itu, kita jalan naik bus ke Portobello buat liat pantai dan ada rumah makan enak, buat santap siang dan makan gellato *walopun dingin.
Udah kenyang lanjut balik ke Hostel – minum2 lucu di kafe buat “nyeruput wedang soklat” sama Kiki trus ke bandara. Ngejat flight Edin – London Heathrow by British Airways.

Departure 18.55 dan sampe jam 20.20 waktu London. Nunggu sejenak trus jalan ke Victoria Couch Station buat jemput temen ane Nisa sama Alyn yang mau gabung jalan2 bareng di London. Mereka kuliah di New Castle dan naik bus turun di Coach Station. Abis ketemu lanjut jalan ke penginepan Di Wombat Hostel London seharga 31£ buat seorang. Bunk bed isi 4. Dan alhamdulillahnya kita dapet 1kamar yang kosong dan ga ada penghuni lain.

– Day 4 LONDON (GR)
18 November 2017
Habis bangun tidur kita dapat sarapan yang lagi2 gratis. Kali ini kita sarapan English Breakfast, yang katanya mandatory kalo di London.
After everything ready, kita jalan2 Ke touristy place seperti: Big ben *yang dimana lagi dipugar jadi g keliatan itu big ben 😞. Buckingham palace, Sherlock Holmes Museum dan ga lupa Di oxford street. Tapi sayang hari itu lagi mendung, jadi ga bagus buat foto2 dan ga nyaman buat jalan2. *Payung wajib bawa karena ujan. Setelah jalan2 mereka balik ke New Castle, gue lanjut ke Hostel. (Meininger Hostel. 39£ untuk dua malam dan ga dapet breakfast. *Untung pesedianan pop mie banyak. Sampe Hotel- Tepar -Tidur.

-Day 5 LONDON (ST)
19 November 2017
After breakfast jalan2 ke London Bridge, St. James Park, London eye (ga naik) sama yang paling wajib ke Leicester Square makan masakan Indonesia di Rumah makan Nusantara. Kalo kata orang kekinian endol bambang.
Jalan2 ampe sore g inget waktu, akhirnya gempor kaki minta
balik ke Hostel. Lalu zzzzzzzzzz

– Day 6 London – Amsterdam
20 November 2017
Ngejar British Airways flight jam 06.00 pagi. Harus berangkat 3 jam sebelum yakni pukul 03.00 am. Karena tube belom buka, mau ga mau pake airport transfer seharga 40£.

Waktu nyampe AMSTERDAM kita ngetrip bareng 6 orang. 1 adek gue. sisanya temen gue dan keluarganya.
Ketemu di Schipol karena 5 orang baru dateng dari Jakarta. 3 pake Garuda direct CGK-AMS. Yang 2 orang pake TURKISH via istambul.

Waktu udah ketemu semua jam 11.00 kita jalan ke Hostel Stayokay harga semalem 129€ buat ber 6 satu malam. Setelah drop Bagasi kita sightseeing ke Dam Square, Red Light District, sama tak lupa makan indonesia di gang deket Dam Square yang namanya lupa. Udah puas keliling2 balik hostel. Istirahat.

– Day 7 AMS – Rekjavik (GR)
21 November 2017
Finally sampe di hari utama kita, Road Trip to Iceland. Pake pesawat WOWair dan landing Rekjavik jam 14.00
Selesai bagasi dan tetek bengek, keluar bandara naik shuttle bus khusus ke tempat rental mobil. Kita sewa Kia Sorento + Roof box. Muat dan lega untuk ber 6 plus bagasi segede gajah.
Mobil sudah didapat dengan membeli semua asuransi yang gunanya mengurangi beban pinalti. Bukan menghilangkqn pinalti seperti di Indo yang apa2 dikit di tanggung asuransi. 2 hal yang ga di tanggung asuransi adalah pecah ban sama pintu patah karena angin. Believe me the wind is crazy.
Oke, setelah dapet mobil, gue yang bawa. Agak kagok setir kiri dan jalan di lajur kanan. Dan jangan lupa untuk bawa sim International.
Perjalanan kita lanjut ke Blue Lagoon buat berendam di air hangat. Tempatnya enak banget dan relaxing. Bayangin berendam di air hangat dengan suhu udara -5 derajat celcius.
Puas berendam kita cepet2 ke penginapan pke AirBNB di kota rekjavik. Tapi sebelumnya kita belanja di Bonus untuk keperluan logistik beberapa hari kedepan sampai kita pulang.

– Day 8 GOLDEN CIRCLE (GR)
22 November 2017.
Setelah sarapan dan masak buat bekal makan siang kita jalan ke Thingvelir national park. Sepanjang perjalanan disertai badai angin yang meniup salju di bukit2 kanan dan kiri jalan. *Gue agak serem sih. Visibility juga poor. Selese menjamah taman national, kita lanjut ke Geysir kawah yang meletup2 lanjut ke Gullfoss, air terjun yang gede banget. Temperature -5 derajat celcius. Jalan licin karena icing condition. Lanjut ke Hella dan menginap di Farmer Guest House. Rumah peternakan di tengah desa yang ga berpenghuni. Rumahnya bagus tingkat dan cuman buat kita sendiri. Ayeyy.

– Day 9 HELLA – Kirkjubæjarklaustur (GR)
23 November 2017
Kegiatan rutin setelah sarapan dan membuat bekal makan siang kita berangkat ke Seljalandsfoss. Air terjun yang ga begitu besar tapi tetep bagus. sebagian airnya membeku. Suhu -5 derajat celcius. Puas foto2 lanjut jalan lagi ke Skógafoss. Di sepanjang perjalanan pemandangan sangat bagus membuat kota ingin berhenti beberapa kali untuk mengabadikan foto2. Tapi apes, kita berhenti di depan hamparan Glacier yang indah. Cuman waktu itu anginnya super super gede. Saya keluar terlebih dahulu dari mobil. Dengan sangat susah karena hembusan angin yang kala itu bisa mencapai 100 kilometr/ jam. Karena susah untuk foto2 karena angin, gue hampir masuk mobil lagi buat ngasih tau klo g usah turun karena anginnya super gede. Belum sempat masuk lagi, saah satu teman saya membuka pintu dan BANGGG!!! Angin menghempas pintu hingga patah ngejeplak ke depan. Dan ga bisa ditutup lagi. Waktu itu kita panik karena angin tambah kencang, suhu tambah rendah tapi pintu patah, penyok, dan ga bisa di tutup. Akhirnya kita email ke Blue rental car tempat kita sewa mobil untuk diarahkan ke garasi mereka. Akhirnya langsung kita jalan ke garasi untuk di betulkan. Perbaikan hanya minor saja agar pintu bisa ditutup. Namun kita tetap harus bayar ganti rugi yang dari awal sudah di informasikan kalau kerusakan pintu akibat hembusan angin tidak di cover asuransi. Dan benar saja kita harus bayar sekitar 350.000 ISK gue tulis dalam krona karena gue nyesek banget nge rupiahin. Mau ga mau kita harus tetap punya mood untuk lanjutin liburan, dari pada manyun kita harus happy2. Di Skógafoss air terjun lebih gede dari sebelumnya dan terkenal ada pelangi di bawah air terjun. Angin nya juga tidak bersahabat perlu susah payah untuk mendekat ke air terjun, meskipun jarak tidak jauh dari parkiran mobil. Puas explore, lanjut lagi ke Reynisfjara Beach alias Pantai Pasir Hitam. Disini terkenal dengan tebih batuan basal yang berbentuk balok. Ga ada yang special, jadi kita g lama2 langsung lanjut perjalanan menuju penginapan di Kirkjubæjarklaustur yang di booking dari AirBNB. Sampe di tempatnya kita kaget karena rumah nya kecil tapi nyaman banget, yang bikin takjub adalah itu rumah cuman sendiri di antara pseudo crater yang di selimutin salju, putih semua dan ga ada polusi udara. Tempat sempurna untuk melihat aurora borealis.
Setelah makan istirahat, dan pasang alarm untuk bangun cek ada aurora atau tidak. Tapi hari itu kita NIHIL. Forecast aurora activity nya moderate tapi ketutupan sama awan.

– Day 10 ICE CAVE TOUR (GR)
24 November 2017
Pagi ini rencananya kita berangkat pagi untuk ikutan Crystal Ice Cave tour, tapi karena ada warning dari pemerintah tentang adanya badai angin, tour tersebut di cancel. Sedih juga, tapi daripada daripada mending cari aman, toh juga buat safety. Jadi hari itu dari pagi angin sudah kencang, susah buat kemana2. Alhasil kami di penginapan saja dan tidak kemana, mencoba bikin Olaf di depan rumah ternyata susah juga.
Pukul 12 siang angin sudah calm, dan kita memutuskan perjalanan ke Skaftafell National Park. Taman nasional ini sangat bagus, karena berada di hamparan glacier yang berwarna biru kristal, namun karena lagi ada warning tentang badai, kita tidak bisa menginjakkan kaki fi glacier due to weather. Dengan sedikit kecewa kita lanjut lagi ke Jökulsárlón, atau sering di sebut Glacier Lagoon. Tempat ini adalah seperti danau kecil tempat patahan patahan glacier terbawa arus. Sangat bagus dan masih terlihat warna biru dari bongkahan2 es. 30 menit kita menyambangi tempat itu, lanjut ke Diamond Beach yang tempatnya hanya di seberang dari Jökulsárlón. Diamond Beach ini adalah pantai pasir hitam yang banyak bongkahan es warna bening yang terbawa dari pecahan pecahan es di Jökulsárlón. Tak terasa explore diamond beach hingga matahari sudah terbenam. Lalu kita pulang ke penginapan di Kirkjubæjarklaustur yang kita sewa selama 2 hari. Setelah bebersih kita tidur tapi tak lupa pasang alarm buat hunting aurora. Jam 2 pagi dini hari alarm bunyi gue loat ada sekilas semburat warna hijau dan benar itu adalah aurora. Akhirnya kita hunting foto2 sampai pagi.

– Day 10 back to REYKJAVIK (GR)
25 November 2017
Pagi pagi kita bangun agak leye leye sebentar menikmati penginapan yang ga bisa dikatakan dengan kata-kata keindahannya. Ga mau rugi ceritanya, kita puas2in buat foto2 di luar. Jam 11 siang baru kita jalan menuju Rekjavik, tapi kita berhenti di Solheimasandur untuk melihat bangkai pesawat yang jadi icon shooting video clip Gerua di film Dilwale. Ternyata dari parkiran mobil kita harus berjalan 4 km sekali jalan. Which means 8 km pulang pergi dari parkiran. Setelah menghabiskan 2.5 jam untuk jalan, foto2, dan balik lagi kita langsung balik ke Reykjavik biar ga kemaleman. Sampai di rekjavik sekitar pukul 5 sore, suasana udah mulai gelap karena di iceland daylight nya sempit ketika winter. Kita berhenti di kawasan gereja Hallgrímskirkja, ikon kota Reykjavik. Banyak pertokoan menjual souvenier, tapi harganya selangit ga masuk akal. Bisa 5x dari harga di negara eropa lainnya. Alhasil cuman beli satu untuk pribadi. Puas jalan mengexplore pertokoan, kita cari KFC untuk merasakan rasa ayam KFC lokal. Dan harganya pun juga gila2an. Berdua bisa sampai 450ribu rupiah. Ga papa, at least bisa ngerasain KFC di negara orang. Kenyang sudah, teler juga udah, pinggang dan kaki nyut2an minta rebahan, akhirnya kita langsung ke Keflavik untuk menginap di Alex Hostel, di area bandara. Flight besok pagi jam 6.00 pagi menuju paris. Kita harus menyelesaikan administrasi mobil dulu sehingga harus berangkat lebih awal.

– Day 11 Iceland to Paris (GR)
26 November 2017
Jam 02.00 kita udah bangun persiapan berangkat ke bandara. Jam setengah 3 kita udah di tempat drop off rental mobil untuk di cek kelengkapan dan kondisi mobil. Disitu lah moment pilu terjadi kita harus melakukan pembayar 350.000 ISK. Dan sekali gesek 350.000 ISK tersedot dari rekening. Pilu banget. Ga mau lama2 disitu karena menimbulkan efek traumatis kita langsung ke terminal keberangkatan untuk check in flight ke Paris dengan Wow Air.
Setelah sampai paris kita langsung ambil Uber Van buat jalan ke rumah sodara gue. Kali ini akomodasi free kecuali transport. Sampe dirumah ga lama2 buat lanjut jalan jalan. Standard ke touristy area seperti Tour Eiffel, Arc de Triomphe, dan Notre Damme. Kita jalan sampe malam dan gempor, dan akhirnya kita pulang ke rumah pake uber van lagi.

– Day 12 PARIS (GR)
27 November 2017
Jam 6 pagi waktu Paris kita harus sudah berangkat ke Stasiun Gare du Nord untuk naik Thalys ke Amsterdam. 3 jam perjalanan menuju Schipol Airport untuk Transit 4 jam lalu balik lagi ke Jakarta dengan GA 89 tujuan Jakarta selama 13.5 jam. Saat ini gue lagi posting di atas pesawat perjalanan ke Jakarta. Hopefully landing Cengkareng jam 11.20.

Terimakasih semoga cerita ini bisa jadi referensi dan warning ketika sewa mobil.

Happy Backpacking !!

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/