#biVisa #biSchengen #biInfo

Setelah mules yg berkepanjangan, akhirnya Visa nya jadi juga 😁😁

Ini sebenarnya edisi iseng apply visa Schengen, soalnya denger2, kalau passport baru bisa dapet agak lamaan untuk visanya.. Plus, aku ingin menghiasi epassport baruku dengan tempelan, biar nggak kosongan gitu diliatnya 😌😌 #kibasPoni

Yaaa, walaupun ini ga lama banget dapatnya, cuma multi setahun, tapi tetep aja happy. πŸ₯πŸ₯

Sebenernya aku bakal perginya masih bulan September 2017, cuma karena kemarin pas kebetulan di Jakarta jadi sekalian apply.. dan untuk apply Visa, jeda waktu apply dan berangkat hanya 3 bulan (saya apply November sehingga harus berangkat di Februari – 3 bulan kurang)

Alhasil data yang diberikan yaaa hampir semuanya abal-abal πŸ˜‚πŸ˜‚

Mulai dari hotel, yang booking via agoda dan bisa di cancel (semoga ga lupa cancel)

Tiket dummy pakai Qatar Airways

Rekening Tabungan Asli, endapan selama 3 bulan

Surat Rekomendasi Bos juga asli

Dokumen KTP, saya translate sendiri ke bahasa inggris, no need sworn translator.

Insurance saya pakai AIG 1 year travel premium package, yg masa berlakunya setahun..

Jangan lupa, halaman belakang passport diisi trus di tandatangani sendiri yaa 😁😁

Lain-lainnya seperti yang ada di laman VFS Belanda, ikutin aja semuanya..

http://www.vfsglobal.com/Netherlands/Indonesia/Bahasa/index.html

Biaya Visa untuk Dewasa 60Euro, untuk Fee nya sekitar 25Euro, dibayarkan dengan Rupiah tergantung kurs saat itu.. kemarin saya bayar total 1.2juta

Untuk aplikasi Visa nya, saya ketik (googling cari doc pdf yg bisa diedit dan di save), jadi rapi 😁😁 jangan lupa ya pilih Multiple

Setelah membuat janji temu online, saya milih jam 0800 dengan harapan masih sepi.

Hari H dengan membawa dokumen, saya ke Kuningan City (yg masih gelap gulita karena belum pada buka), jam 0755 sudah antri di depan pintu masuknya.

Jam 0800 pas, sekuriti akan mendata kita apply di Negara mana, dikasih nomor antrian lsg disuruh aja ke loket tergantung negaranya. HP harus dimatikan 😞

Duduk 5 menit, lsg dipanggil sama masmas nya, dokumen ga banyak dikomentarin karena sudah diurut sesuai checklist.

Passpor lama saya ga diminta, soalnya sudah melampirkan copy halaman passport lama.

Jangan lupa passport baru juga di copy, ini saya baru tahu pas di tempat, untung saya punya sisa kopian nya.

Trus, karena saya ga punya foto, saya memang rencana foto disini, bayar 45ribu, cekrek cekrek, langsung jadi 4 foto sesuai ukuran (yang mana gelap banget muka aku disana πŸ˜‚πŸ˜‚ – apa memang aku yang makin hitam entahlah πŸ˜ŽπŸ™Š)

Balik ke konter, masmasnya input data, sembari aku request untuk passportnya dikirim saja ke alamat kantor, dengan biaya tambahan 50ribu menggunakan jasa Aramex.

Selesai dari masnya, ke kasir nunggu sebentar, bayar, suruh nunggu lagi untuk biometrik.

Ga lama dipanggil masuk ke ruang biometrik, suruh ngadep ke cctv selama 10 detik (saya padahal mau sambil lambaikan tangan ke kamera πŸ™‹πŸ»πŸ™‹πŸ»πŸ™‹πŸ» – cuma malu πŸ™Š), udah diambil fingerprint nya.. kelar deh..

Estimasi ga sampai satu jam (ya karena semua dokumen lengkap, plus datang pagian)

Malemnya, saya dikirimi email, bahwa dokumen sudah dikirim ke Kuala Lumpur, dan bisa di tracking juga di web vfs.

Total seminggu dokumen itu dikirim balik ke Kantor saya di Jakarta 😁😁

Voila! This is it.. e-passport ku sekarang nggak mulus lagi 😌😌

Semoga ada ticket error lagi ke Eropa sana, buat yang lagi mau apply, semangaaaatttt!!

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/