Hallo sobat BI, saya akan kasih beberapa review untuk perjalanan saya ke Eropa bulan April tahun 2014 lalu, perjalanan ini cukup singkat sekitar 15 hari tapi dengan beberapa negara – short stay.

#bieurope #bieropa #bibelanda #bijerman #bivenice #biroma #bivatican #bipisa #biparis

Visa Schengen – apply masuk via Belanda – by Emirates – start KUL

Day 1 : Belanda – Amsterdam, kami menginap di Old Nickel Hotel dekat dengan Amsterdam Centraal, agak bingung cari di awal, tapi ternyata gampang banget. Hari pertama masih jalan di sekitar Alun-Alun aja, ketemu beberapa teman yg kuliah disini, sambil nunggu malam biar ga jetlag (disarankan jangan tidur sampai malam tiba)

Day 2 : Kami ke Festival Bunga Tulip – Keukenhof, bus berangkat dari Airport Schipol, beli di Airport Holland Pass yg waktu itu ada paketan bus gratis ke Keukenhof, plus bisa dipakai transport lokal sampai 24 jam ke depan, ini pilihan yg paling pas buat kami, karena bisa dipakai buat jalan-jalan sampai besok.. Antri bus cukup panjang, dan cukup lama.. Jadi pastikan bawa hiburan saat nunggu antrian. Explore Keukenhof sampai sorean, karena tempat ini amazing! Lanjut malam city tour.

Day 3 : Kami ke Zaanse Schans pagi harinya, naik bus dari Centraal, masih bisa pakai Pass yg kita kemarin.. Explore ZC, makan keju gratis πŸ˜‚ mayan bok! dan akhirnya berakhir dengan beli Stroopwaffle rasa surga disini 😭😭enak banget, walau agak mahal, tapi enaaakk.. sama beli Smoked Cheese.. SZ pemandangan kincir angin dan lapangan hijau yg kece, seeggeerr 😍😍

Lanjut, kami ke Volendam, misi utama sih foto-foto pakai pakaian tradisional 😍😍 kami menikmati Volendam sampai sore, terus balik ke Hotel ambil barang karena mau naik bus malam ke Berlin.

Day 4 : Jerman – Berlin, pada awalnya kami ragu antara pilih Berlin apa Munich, tapi karena alasan transport lanjutan ke Negara selanjutnya, dan penasaran sama sejarah Berlin, kami memutuskan kesini. Karena sampai pagi, nyawa belum lengkap, kami salah baca peta dan nyasar πŸ˜…πŸ˜‚ salah baca satu kata di peta nyasarnya sampai Berlin coret, seeppiii banget rute itu, dan memang kami nyasar jauh banget padahal stasiun cuma selemparan kolor, haha! Kami menginal di grup Meininger Berlin.

Langsung taruh barang dan City Tour sampai maghrib, malamnya saya tidak ikut keluar bareng teman2, istirahat di hotel saja.

Day 5 : Kami ambil bus pagi, dari Berlin ke Praha, nginap di Hotel Amadeus, sampai di Praha Bus Station, nukar uang secukupnya karena disini pakai Krona, tukar aja di stasiun bus itu di lantai bawah, tukar secukupnya karena kami cuma semalam disini. City Tour Praha naik bus dan Metro, bayar ngeteng. Stasiunnya pun cantik-cantik.

Kami nginap di Hotel Amadeus, jalanan disini naik turun, sempet desperate nyari hotel karena plangnya ga keliatan, ternyata kelewatan gang sebelah πŸ˜‚πŸ˜‚ lelah gendong backpack!

Jangan lupa bawa payung. hari ini kami jalan-jalan ke Alun-Alun, langit mendung banget. sempet beli souvenir kecil disini, karena besok tidak akan sempat. dan hujan turun! kami berteduh dengan bbrp orang di depan gedung, dan di kejauhan ada panggung dengan Choir Group yg lagi nyanyi. sayup2, hujan, dingin, 😍😍

This is it : I’m in love with Praha. Magic! 😍😍

Hujan reda, kami kembali ke Apartemen dengan basah kuyup. jadilah kami istirahat sejenak sambil ngejemur di pemanas, tak lupa nyeduh Popmie karena hujan rintik2

Malamnya, kami jelajah kota lagi, cari Praha Castle.. dan.. lagi2 saya makin jatuh cinta dengan Praha.. suasananya.. duh duh..

Day 6 : Pagi ini kami City Tour, balik ke Alun-Alun, ada beberapa obyek disini seperti Astronomical Clock dan Gereja cantik.

Kami berusaha menikmati sisa waktu di Praha, walau sedikit menyesal karena kurang lama disini 😭😭😭

http://www.takcukupsemalam.com/2016/07/aku-menyesal-kurang-lama-ke-praha.html

Balik ke hotel, ambil barang, lanjutkan naik Bus ke Vienna, via Student Agency.. sampai di Vienna sore, kami menginap di Royal Resort Apartment, cek in tanpa resepsionis, cuma dikasih kode box tempat simpan kunci, ambil sendiri dan masuk kamar sendiri, seru!

Istirahat sejenak, dan lanjut city tour sampai malam

Day 7 : Kami menitipkan barang di Loker Stasiun kereta, karena sore akan lanjut ke Venice, Italia.

City tour sambil ditemani seorang teman Couchsurfing, waktu ke Indonesia saya temani dia keliling kota, dan saya membalas lawatan dengan dia menjadi guide kami selama sehari. Termasuk naik metro dengan gratis πŸ˜‚πŸ˜‚ Parah euy parah, kami naik sambil deg2an takut ada petugas yg ngecek, haha..

Sempat hujan, dan kami diajak makan di salah satu cafe mahal disana πŸ˜‚ harganya mahal, jadi kami pesen yg paling murah, nyobain kue sharing, tapi ternyata kami ditraktir sama Lucas πŸ˜‚ tau gitu kan pilih yg mahal! buahahaha.. takut terlambat, tapi dia meyakinkan bahwa waktu kita cukup balik ke stasiun, lari-lari sih karena kita harus ambil barang di Loker dan belum nyari Peron.

tapi, untunglah, right on time! begitu duduk di kursi kereta ga lama berangkat.

Kereta ke Venice – EuroNight by eurolines, sampai di Venice pagi hari.

Day 8 : Kami menginap di Hotel Dolomiti dekat dengan stasiun kereta, city tour sejenak, karena hari ini Jumat, saya berencana cari masjid, ketemu ada Masjid (lebih pada bangunan yang dipakai jadi masjid), di daerah Venice Darat (Venice dibagi darat dan air)

karena tidak tahu harus naik apa, kami memutuskan naik taksi, yaa.. demi ibadah yang nyaman.. walau agak mahal, tapi tukang taksinya ga muter2in kami, malah dia sibuk nanyain posisi lokasi ini sama
petugas 😌😌

Jumatan, saya pakai Sarung, nah, berkat sarung inilah saya ketemu orang Indonesia 😒😒 yang mengenali kami karena saya bersarung Wadimor, yeaay! kami ditraktir Cappucino, dia sudah kerja disini lama, bahkan anaknya yg SMP udah diboyong untuk sekolah disini juga. ngobrol dan ternyata ditunjukkan ada bus langsung balik ke Venice Air, bus nya penuh banget! karena memang sedang ada festival di Venice Air.

balik lanjut City Tour dan beli2 souvenir disini, nyobain makan Spaghetti Cumi, dan makanan asli Italia.

Day 9 : City tour di sekitar Venice Air, nyobain Taksi Air, jalan di sekitar sambil nunggu kereta malam ke Roma.

kami nginap di Termini Stations Room, karena pagi sampai, resepsionis belum dateng πŸ˜‚πŸ˜‚ akhirnya nunggulah kami tergeletak di depan pintu sampai doi nongol. disini kami nemu Restoran Halal India, dan setelah sekian lama akhirnya bisa makan nasi πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

setelah taruh barang, kami lanjut ke Vatican City, naik metro. lagi ramai banget di Vatican karena ada acara pentahbisan pope, enjoy Vatican City puter2 di sekitar sana.

balik ke Roma, pergi ke Colloseum, nggak sempat masuk karena sudah malam, ya udah foto di depannya saja.

Day 10 : City tour Piazza di Spagna, lempar koin di Trevi Fountain, Pantheon, puas-puasin seharian keliling kota karena kami akan lanjut naik kereta malam ke Pisa

ternyata oohh ternyata, bangku kereta itu bisa dijadikan datar untuk ditiduri, kami baru tahu pas pipis di pagi hari πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ngelihat tetangga sebelah tidur nyenyak dengan bangku kereta yg udah jadi sleeping bed – siyal! πŸ˜‚πŸ˜‚ semalaman kami tidur posisi duduk.

Day 11 : Pisa adalah stasiun kecil, jadi kami nyocokin jam kedatangan karena takut kelewatan, mengingat kereta berhenti tidak lama, kita sampai planning gimana cara biar barang kita bisa cepet keluar kereta, sebelum sampai stasiun pun kita udah siap-siap turun takut kereta keburu jalan lagi.

kami menginap di Hostel Pisa, senangnya di Pisa banyak restoran Muslim Halal, jadi kami ga khawatir makan enak 😁😁

sampai disana pagi, gerimis kecil dan dingin banget, kami istirahat sejenak, sempat hujan seharian jadi kami baru bisa keluar sore hari, istirahat saja.

baru bisa keluar malam, have no idea mau kemana malam gini, akhirnya kami ke Menara Miring Pisa, dengan harapan walau ga bisa naik, ttp bisa mampir kesana.

Naik bus bayar ngeteng, sampailah kami di kawasan Pisa, sudah sepi karena toko kecil di sekitar juga sudah pada tutup, tapi ya udah nekat aja kami masuk.

sempet ada yg nawarin buat naik, tapi kami tolak, karena memang cuma ada kami, takut aja. akhirnya kami foto di depan aja..

balik, sudah ga ada bus, akhirnya kami memutuskan jalan kaki balik ke hotel, berbekal ingatan masing-masing kami selamat sampai hotel, jalanan seeppiii banget.. tapi kami puas bisa enjoy Pisa di malam hari.

Day 12 : kami jalan di sekitar kota Pisa, karena sebenarnya kota ini adalah kota transit kami sebelum ke Paris dengan Ryan Air, sebelumnya kami memilih Milan, tapi jam pesawat kurang cocok ke Paris. Sempat sarapan di restoran halal dekat hotel. Siang, kami harus ke bandara, alih-alih mau pakai taksi ke bandara (bandara sih deket banget, cuma kami sudah lelah angkat koper sama backpack), ehhh yang punya hostel baik hati nganterin kami ke airport.. Yeay!

Antrian airport kecil ini cukup ribet, pastikan bawa print an Ticketnya, dan pastikan sudah di validasi di counter, karena ada yg sudah antri panjang, ditolak masuk sama sekuriti, alhasil doi telat naik pesawat πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘

Rute pesawat Ryan Air : Pisa – Orly, Paris, pesawat memang mendarat di airport yang jauh banget dari kota.. duh duh.. jadi tetep harus naik bus sekitar 2,5 jam ke kota Paris.

begitu mendarat, ada mesin tiket bus, cuma melayani CC, CC dari Indonesia yg kami bawa berfungsi dengan baik, tapi ada yang beli pakai CC dr negara lain diminta pin.

tidak ada papan dimana kami bisa beli tiket, tapi ternyata begitu keluar airport, ada loket bus disitu πŸ˜‘πŸ˜‘ dan ada bus shuttle yg sudah nunggu untuk mengangkut kami ke Paris.

karena sampai di Paris udah sore, dan hujan, kami akhirnya buru-buru ke Arty Paris tempat kami menginap. Hujan turun deras malam ini, kami memutuskan tidak kemana-mana, minum yang anget-anget aja sambil liat tivi pertandingan bola bareng tamu hostel lainnya.

Day 13 : Hostelnya incl. Breakfast, uuhh Croissant nya juara! lanjut kami City Tour : Notredame, Jembatan Gembok, Louvre, Arc de Triomphe..

Day 14 : City tour setengah hari sebelum kami melanjutkan perjalanan kembali ke Amsterdam menggunakan bus di siang hari.

Paris – Amsterdam, mampir di stasiun bus Brno, lumayan bisa check in location 😝😝 yang penting negaranya terpijak aja gitu..

Sampai di Amsterdam sore, kami nginap lagi di daerah Centraal di Old Quarter Amsterdam, dekat dengan hotel pertama kami..

beli oleh2 makanan di Albert Heijn dekat Alun-Alun, borong stroopwaffle yg tidak seenak si ZS, haha..

Day 15 : persiapan pulang, back to Schipol – Dubai – Kuala Lumpur

Flash Tips :
1. Jika kamu berumur <26, ada potongan diskon untuk Bus dan Kereta di beberapa web, seperti Eurolines
2. Jangan pernah beli mendadak utk kereta, selain available, harga lebih mahal kalau mepet
3. Promo Ryan Air banyak utk antar Negara di Eropa, hanya terkadang Airportnya jauh dari kota
4. Gunakan aplikasi untuk mempermudah pencarian jalan seperti : maps.me untuk peta offline, ada aplikasi metro juga (saya gunakan di Praha, dia menunjukkan dari stasiun A ke B, harus naik kereta apa, cuma maaf, lupa nama aplikasinya, handphone nya hilang 😭)
5. Beware of pickpockets and scams, walau ga kejadian, cuma tetap harus waspada yaa.
6. Bawa sambal dari Indonesia, beberapa makanan di Eropa itu hambar, dan kami cukup terbantu dengan sambal yang kami bawa, cuma kudu irit gitu, sambal lebih berharga dari Euro dah pokoknya.
7. Bawa payung / ponco, agar ga kehujanan dan basah kuyup
8. Banyak minum air putih, amandel saya bengkak waktu di Amsterdam gara2 kurang minum, tap water hampir di seluruh Eropa bisa dikonsumsi, cuma rasanya yaaa beda-beda, hehe..
9. Pastikan bawa backup CC dan ATM ya.. takutnya butuh buat transaksi tak terduga.

So, masih takut ke Eropa? Angkat backpackmu dan mulai menjelajah..

Maaf kalau nyampah fotonya kebanyakan..

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/