Hallo teman” BI semua, saya ingin berbagi pengalaman saya saat mengantri promo cash back SQ Travel Fair 2017 kmrn di Gandaria City pada hari pertama 4 Agustus 2017. Yang ingin saya share bukan soal keberhasilan mendapatkan tiket promo (Jepang PP 3.6 jt) tp pengalaman lain.

Jadi seperti yg sudah diketahui, animo org untuk SQTF thn ini cukup besar. Saya baru pertama kali ikut travel fair dan datang jam 4 pagi untuk mengantri. Saat itu kondisi di luar mall sudah ramai sekali, bercampur antara pemburu tiket dan juga joki” bayaran. Suasana antrian cukup padat dan sedikit berantakan walaupun panitia sudah mengediakan garis pembatas. Well mungkin karena banyak yg capek, ada yg duduk, ada yang sibuk bertukar tempat dgn joki nya, makan minum, dll.

Pukul 7 pagi, pihak BCA mulai melakukan screening KTP dan CC, lalu membagikan nomor serta gelang cash back. Kemudian, org” mulai dipersilahkan masuk n antrian mulai berjalan. Saat itu lah saya melihat, oh my, sampah” berserakan dimana”.. gelas minum kosong, kardus alas duduk, koran, dan box bekas nasi bungkus ditaruh begitu saja, tertendang dan terinjak tidak karuan.

Saya jujur cukup kesal tp saya pendam karena tidak mau merusak acara tsb.

Kemudian, di dalam mall, kita dibagikan minuman oleh pihak panitia dan disuruh menunggu lagi untuk pembukaan oleh MC. Orang” kembali duduk. Sekitar stgh jam kemudian, antrian mulai berjalan dan pemandangan yang sama lagi” saya lihat. Sampah bekas gelas minuman kembali berserakan. Kali ini lebih parah, karena posisi nya sudah di dalam mall, sampah ditaruh begitu saja di lantai mall Gandaria yang bening…Gila, orang” setega itu??
Ironis nya, sebagian malah diletakan di dekat plastik sampah hitam yang sudah disiapkan oleh OB mall. Saya jujur bingung, Sesusah apa seh untuk memasukkan sampah ke tempat nya?? Kalau memang tidak melihat tempat sampah, apa susah nya untuk memegang sebentar sampah tsb sampai menemukan tempat sampah (yg sebenarnya sudah disediakan juga dan cukup banyak). Kasar nya, jangan lempar ‘taik’ (maaf) anda ke orang lain!

Coba pikir, pekerja” mall tsb (satpam, cleaning service, concierge mall) sudah memberi extra effort pagi” untuk kita, para pengantri cash back, dan kita membalas nya dengan mengotori tempat mereka?? Hal yg sebenarnya tidak perlu terjadi (dan tidak terjadi di hari” biasa) kalau saja tidak ada antrian cash back TF.

Saya kesal dan kali ini saya bertindak. Sembari berjalan, saya pungutin sampah” yg berserakan itu dan memasukkan nya ke plastik sampah. Bukan hal yang sulit namun jujur sedikit jijik harus memegang ‘taik’ orang lain. Antrian mgkn tersendat sedikit tp saya tidak peduli. Tante dibelakang saya kemudian menepuk saya, saya pikir saya bakal ditegur, tp beliau malah blg saya baik. Well saya bukan baik, saya cuma ga betah melihat sampah berserakan.

Jika ada teman” BI yang mungkin besok ikut mengantri (atau sedang mengantri) untuk hari ke 3 SQ TF, tolong lah, jangan mengotori tempat dan membuang sampah sembarangan. Hargai pekerja” mall tsb yang sudah mempersilahkan kita hadir jauh lebih pagi dibanding jam buka mall biasanya. Bukan hal yang sulit kok untuk memegang sebentar sampah tsb sampai kita menemukan tempat sampah.

Untuk yang sudah ikut TF dan mungkin merasa membuang sampah sembarangan, semoga tulisan ini menjadi bahan perenungan supaya lebih sadar soal sampah.

Kita semua yang mengantri dan ikut Travel Fair adalah orang yang bisa, mau, dan suka travelling. Kita tentunya cukup berpendidikan, sudah pernah melihat dunia luar dan sudah terbuka wawasan nya sedikit, ayo kita ubah mental kita untuk lebih berbudaya (mannered) dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Kecintaan kita untuk travelling hendaknya juga dibarengi dengan kesadaran kita untuk menjaga lingkungan. Kalau tidak, kita akan di cap sebagai turis tidak berbudaya yang kerja nya cuma mengotori negara orang lain… Jangan! jangan sampe begitu..

Terima kasih dan sorry kalo terlalu panjang… jika kurang berkenan, silahkan di hapus πŸ™‚

happy hunting dan happy travelling πŸ™‚

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/