Halo semua,
kali ini saya nggak mau tanya apa-apa atau share perjalanan, tapi lebih rasa gatel saya dengan kesalahan penggunaan bahasa yang berulang terus.
1. Kata dan suku kata. Ini pelajaran Bahasa Indonesia mendasar banget. Nama saya Aldia Sustianingsih, itu terdiri dari dua KATA. Nama depan saya Aldia terdiri dari tiga SUKU KATA, al-di-a. Kalau ada yang menyebut ‘nama saya cuma satu suku kata’, berarti nama dia Jon, atau Su, atau Mar misalnya. Kalau namanya Joni berarti satu kata dan terdiri dari dua suku kata, Jo-ni.
2. ITINERARY, yang berarti rencana berjalanan. bukan itin, atau itinery, atau itenary. Kalau nggak yakin cara penulisannya, bisa menggunakan istilah Bahasa Indonesianya, rencana perjalanan.
3. TREKKING, bukan tracking. Kecuali sedang melakukan kegiatan mencari jejak :p
4. BACKPACK, BACKPACKER, BACKPACKING. Backpack bendanya, backpacker orangnya, backpacking kegiatannya. There’s no such word as BACKPACKERAN, istilah yang benar adalah backpacking.
5. Menyingkat nama negara. Indonesia, bukan Indo. Malaysia, bukan Malay (malay itu ethnic group-nya. Orang Indonesia pun mayoritas malay). Singapura atau Singapore, bukan SIN atau Singapure. Kita juga kesel kan kalo orang asing nyebut nama negara kita Indon πŸ™‚
6. Mata uang Thailand itu Baht, bukan bath. Emangnya mau mandi pake duit :p
Pasti ada aja yang berpikir, ya udahlah ngapain repot banget, yang penting orang ngerti kan artinya? tapi apa salahnya pakai bahasa yang benar, apalagi kalau nanti kita harus komunikasi dengan orang asing. mana ngerti kalo kita bilang “I want to backpackeran to your country one day”, atau berhadapan dengan petugas imigrasi “This is my itin”.
Yuk biasakan berbahasa yang benar πŸ™‚ semoga berguna yaaa

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/