Halo teman2 BN! ❤️
Aku mau sedikit review perjalanan aku ke Puncak Jayawijaya, atau orang2 di sini bilangnya Taman Nasional Lorenz.

Namanya Puncak Jayawijaya karena tempat ini perbatasan langsung antara Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Nduga. Jadi, ini bukan tempat yg dijuluki “salju abadi”, karena yg “salju abadi” itu namanya Puncak Trikora, bukan Puncak Jayawijaya. *based on wawancara dg Om Peter, supir yg anterin aku ke sana*

Perjalanan ini menempuh waktu sekitar 3 jam. Di tengah perjalanan, kita pasti melalui danau Habemas (danau yg sempat dilalui oleh Presiden RI dg motor Trail), kemudian masih membutuhkan waktu sekitar 1 jam lagi ke tempat tersebut.

Kalau ke perbatasan tersebut, saya belum melihat orang yg pake motor trail di sana. semuanya pakai mobil sejenis Hilux, Ranger, bahkan truk2 besar. Beda dg Habemas, dimana orang2 pada unjuk gigi dg motor Trail masing2 😜

Medannya? Total dua dari delapan orang yg pergi dg saya muntah berkantong2 plastik. Nggak menjamin juga lama tinggal di Wamena bisa “tahan banting” sampai ke tempat tujuan. Tapi worth it buangettt lah tempatnya. ❤️

Sewa mobil? Ya, memang harus sewa mobil. Untuk ke danau Habemas dari Kabupaten Jayawijaya, bayarnya 2jt / mobil. Itu belum termasuk “uang rokok” untuk Om Supir. Kalau ke perbatasan sih, saya nggak tahu pasti harganya berapa. Ada yg bilang 4 jutaan lebih. Ya wajar sih, karena tempatnya cukup ekstrim dan gak bisa sembarang mobil bisa ke sana

Disarankan bawa makanan yg banyak ke sana, karena takutnya muntah dan masuk angin parah.
Disarankan juga pake lip balm utk cowok atau cewek. Tadi ada temanku yg bibirnya sampe pecah2 & sedikit berdarah. Saya yg pake lip gloss pink merona, bibirnya sampe berubah jadi biru sedikit gitu 😂😂

Semoga infonya bermanfaat ya. Happy travelling all! 😘

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/