Harbin-Beijing

Menyambung postingan Mas Hairun dibawah ini, ijinkan saya share pengalaman pergi ke negeri China. Saya mau share pengalaman perjalanan ke Harbin dan Beijing selama 7hari. Untuk full itinerary dan eatimasi biaya nanti saya simpan di komen. Perjalanan ini diawali dengan saya tidak sengaja menemukan tiket promo malaysia airlines di akhir tahun. Karena saya termasuk orang cukup nekad akhirnya saya book mengingat harga tiket JKT-Beijing hanya sekitar 2.8jt pp. 2 rekan kantor tergoda dan book juga. Dan menyusul temen lain yg awalnya kenal dari wa group traveling jepang. Dan akhirnya trip ini diikuti oleh total 5wanita yang sama sama ga pernah ke china dan tidak ada satupun yang bisa bahasa mandarin hehehe. Dan lebih gilak karena kami memilih jalan sendiri dan ambil local tour di beijing 2hari.

Karena ini merupakan perjalanan winter, persiapannya sadiss. Beli segala pernak pernik winter, pinjem ke temen temen (biar hemat) hehe..

Dari awal beli tiket saya sangat excited, browsing dan riset. Sampai akhirnya memutuskan akan ke harbin juga. Destinasi ini belum cukup populer sepertinya di sini. Tp ternyata wow banget 😍😍. Dari riset riset disusun dan didiskusikan dengan temen teman. Dan akhirnya final dapat itinerary yang kita mau. Karena akan pergi ke china dimana kondisi toilet umum dan fasum suka kotor dan pertimbangan cuaca maka kami memutuskan menginap di hotel dan memilih perjalanan menggunakan pesawat untuk menuju ke Harbin. Dan kenapa baliknya milih pakai kereta sleeper? Selain mau hemat, saya mau merasakan gimana itu sleeper train. Norak ya kayaknya tapi it is really worth it dicoba hahaha.

Suasana di Harbin mirip mirip di rusia. Karena perbatasan juga ya. Next mau cobain trans siberian

Highlight selama perjalanan:
1. Penginapan: krn winter dan negara tujuan china saya pilih stay di hotel. Bukan hotel mewah tp menirut review lokasi ok dan bersih
Harbin: Ibis Hagia Sofia
Beijing: Spring Valley Hotel

2. Transportasi dan tour: tiket pp Jkt-Beijing menggunakan Malaysia Airlinea. Beijing-Harbin menggunakan China Airlines(sekitar 900rb), Harbin-Beijing menggunakan sleeper train ekonomi (-+ 600rb)
Transportasi selama trip:
Harbin hari pertama: jalan jalan seputaran hotel (dekat dengan tempat wisata)
Kena scam begitu nyampe Harbin(hati hati ya guys, better kontak hotel minta pick up or sekalian sewa 1 harian). Seharusnya rate airport-hotel : 150an yuan. Kita musti bayar 280yuan per taksi (pakai 2 taksi)
Harbin hari kedua: sewa mobil sehari 450yuan (ketemu driver malaikat penolong, Jackie Chan versi pemuda hehehe)
Beijing hari pertama: sewa mobil sehari 500yuan (klo ga salah). Sekali lagi ketemu dewa penolong (Mr Atok)
Nanti yg perlu CP para driver aku infoin ya
Beijing hari kedua dan ketiga: ikut tour china tour.net
Penuh drama. Hari pertama tourguide ngamuk ngamuk karena ada rombongan telat 1 jam lebih dan rombongan tsb. Dari Indonesia (bagan siapi api) trus rombongannya tipikal nyolot juga sih hehehe. Pas hari kedua dituker deh kami dijemput pertama dengan harapan lebih siap. Eh ndidalah dah diwanti wanti aku jangan telat ada aja yg ga ontime akhire mundur 15menit an lebih. Alhasil aku dimarah2in ama tourguide pake bahas china dan inggris :(. Antara kesel sebel sedih tp ya mau gimana da kita salah. Yg bawa tour hari kedua ga enak banget. Cowo ganteng hehehe tp galak dan judes. Tour dibawa lari2 biar ontime (kali krn pengalaman hari pertama rombongan pada molor tiap kali di meeting point-yg bawa cewe. Memang agak molor jadinya). Mungkin karena itu yg handle tour diserahin yg tegas ya hahaha tp sejujurnya hari kedua ikut local tour ga terlalu menikmati karena keburu buru.
Beijing hari keempat: sewa Mr Atok lagi seharian

3. Komunikasi : karena saya “beruntung” didudukkan di kursi sebelah driver akhirnya saya jadi ibu guide. Siap menggiring team, komunikasi dengan local tour, driver, pas jalan jalan sendiri cari rute dll, cari makan. Caranya gimana? Kan gabisa mandarin ya. Komunikasinya pakai bahasa kalbu dan bahasa isyarat πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Saya pakai bahasa inggris dan mereka asik pakai mandarin. Dan entah kenapa para driver suka cerita dan aku cuman bingung tolah toleh dan angguk angguk kepala. Dan diinfokan gabisa mandarin mereka masih aja asih cerita ke aku. Hmmm, pusing khan. Pengalaman seru pokoke krn kok kebeneran apa yg aku minta (in english) atau mereka sampaikan (in mandarin) bisa nyambung atau aku bisa mgartiin or memerka nerka hahaha. Jdnya perjalanan so far lancar dan menyenangkan

4. Makanan: agak sulit cari yg halal (halal bukan hanya karena tidak mengandung daging babi hehe). Temen satu group 1 muslim dan saya harus memastikan dia ga terlantar makannya. Saya berinisiatif bawa magic com mini dan kita bawa menu menu kering. Klo di perjalanan kita usahakan cari tempat makan yg ga jual b2 juga. Klo susah ya buka bekal nya. Jd kan smua aman dan hepi. Bisa menikmati. Malem malem laper kita bisa masak nasi di hotel. Buka bekal or melipir ke minimarket beli telor or sosis. Aku dan temen temen termasuk yang doyan belanja di minimarket. Beli yg gada di indonesia atau sekedar cobain. Pokoknya seru dan klian musti coba!

5. Simcard:
Saya pakai china unicorn. Agak susah susah gampang juga sih, klo mau eksis di IG or FB musti connect ke vpn(cobain smua aplikasinya) hehehe

6. Perlengkapan winter
Pakaikan longjohn yg proper! Awal saya nitip beli ke temen di mangdu (toko johan) tp karena ragu dan takut akhirnya saya beli longjohn di Mark Spenser. Awal mahal sih modalnya ya tp demi keamanan dan kenyamanan akhire tetep beli. Kaos kaki jg beli di MS, juga leggingnya. Selama perjalanan Puji Tuhan aman dan nyaman. Temen temen saya mpe dobel dobel 5 tp saya cukup 2lapis (termasuk longjohn) dan nambah jaket. Sepatu juga sama. Saya dpt pinjeman jd saya bawa 2set sepatu winterjadi property penting buat foto foto hahaha).

Happy traveling!

#china #beijing #harbin #backpacker #BI

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/