Menengok Indahnya Pantai Kedu Kalianda

Pantai Kedu yang terletak di Sinar Laut, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, kini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Kalianda dan sekitarnya.
Pantai yang terletak sekitar 5 menit dari pusat Kota Kalianda ini, dahulunya penuh dengan sampah yang berserakan karena dijadikan lokasi tempat pembuangan sampah warga, sehingga tidak mempunyai daya tarik orang untuk berkunjung. Saat ini keadaan sudah berbeda, pantai tersebut sekarang sudah bersih dari sampah warga dan bisa dinikmati oleh masyarakat untuk sekedar bermain air, mandi, bersantai dan berfoto. Bahkan pantai yang mempunyai bibir pantai yang cukup luas ini, sering digunakan beberapa warga untuk bermain bola pantai. Selain itu, didukung juga oleh indahnya pemandangan Gunung Rajabasa dan beberapa pepohonan rindang, yang mejadikan suasana bersantai keluarga semakin lengkap. Tidak jauh dari pantai, juga terdapat danau yang di kelilingi oleh pepohonan dan hembusan angin laut, sehingga menjadikan danau tersebut sejuk.
Disore hari, tidak sedikit warga yang datang untuk berfoto dan melihat keindahan matahari terbenam yang luar biasa indah, dengan latar belakang lautan lepas dan beberapa perahu nelayan tradisional. Setiap hari minggu, disini terdapat Wisata Delman, yang akan melayani masyarakat yang berkunjung ke Pantai Kedu. Hanya dengan tarif Rp. 10 ribu perorang, sudah bisa bekeliling sepanjang garis pantai menaiki delman.
Camat Kalianda, Erdi Yansyah mengatakan, rencana dalam waktu dekat ini akan dilakukan lagi Gerakan Bersih (Geber) Pantai dam senam pagi, yang melibatkan pelajar dari beberapa sekolahan di Kalianda. “Kita akan melakukan koordinasi lagi, dan kita giatkan terus bersih-bersih pantai, sehingga cita-cita menjadikan pantai kedu sebagai parangtritisnya Kalianda dapat terwujud,” ucap Erdi saat ditemui di Pantai Kedu, Jumat (17/02), sore.
Sementara Menurut Nugraha Yodistira selaku pengiat wisata, ini merupakan cita-cita dalam mewujudkan impian masyarakat Kalianda, yang menginginkan ada kawasan wisata ramah anak. “Kita mau kelola pantai ini jadi tetap hidup selama 24 jam, karena informasinya disini mau dikasih penerangan dipasangin listrik,” ucap Yodistira
Dengan mengusung konsep ekonomi kerakyatan, nantinya pantai ini akan dikelola oleh warga sekitar, seperti membangun fasilitias berupa tempat berjualan, parkiran, ruang ganti dan kamar mandi.
“Ya nantinya masyarakat juga yang menikmamati hasilnya. Seperti parkiran nanti hasilnya akan dipergunakan untuk menambah fasilitas atau memperbaiki fasilitas yang ada,” kata pria yang akrab disapa Yodis ini. Sessa (24) warga sekitar mengatakan, dirinya bersama teman-temannya hampir setiap hari semenjak pantai ini bersih, ia menghabiskan waktu bermain bola pantai di Pantai Kedu.
“Tiap sore, ramean main bola disini (Pantai Kedu, red), karena pantainya bersih cocok untuk main bola,” ujarnya.

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/