Pernah ngebolang hanya berdua saja dengan papa? Beberapa kali saya hanya traveling berdua saja dengan papa. Kali ini saya traveling ke Penang, Malaysia, dan Hatyai, Thailand.
Keuntungannya? Papa membiarkan saya yang memilih destinasi wisata dan itinerary, beliau yang membayar karena alasan sekalian hehe!
Kurang beruntungnya? Ada juga, papa saya tidak bisa memotret yang instagrammable haha! Beda kalo berpergian dengan teman wanita atau pria yang cukup sering melihat foto-foto ala instagram hehe! Alhasil saya harus selfie atau puas foto pemandangan saja.
Menentukan destinasi berjalan dengan orang tua tentu saja harus memperhatikan medan yang ditempuh, disesuaikan dengan kondisi fisik, jangan sampai acara piknik jadi tidak menyenangkan karena jatuh sakit. Papa saya termasuk kuat berjalan kaki dan dijemur dibawah sinar matahari, jadi masih tidak ada masalah…
Waktu kami di Hatyai terbatas karena kami tiba di Hatyai pukul 13.00 dan akan kembali ke Penang keesokan harinya, praktis saya harus buru-buru, dan kami memilih menyewa mobil. Banyak tuk-tuk berbentuk pick-up menanti kami untuk menawarkan jasa ke tempat-tempat wisata tersebut, tapi kami memilih mobil Toyota Avanza, meskipun lebih mahal, lebih nyaman, lebih cepat dan tidak masuk angin hehe! Harga mobil 1200 baht, hasil tawar menawar dari 1500 baht.
Dengan harga sekian, kami nego untuk mengunjungi 7 spot, day tour tersebut dimulai jam 14.00 dan kami kembali ke hotel pukul 19.00. Hatyai dan Songkhla adalah tujuan wisata kami.
Tempat-tempat wisata tersebut adalah:
1. Hatyai Municipal Park. Disini kami melihat 3 spot wisata, yaitu patung Dewi Kwan Im, Standing Buddha dan Four Faces Brahma. Tidak ada biaya yang dipungut, namun karena merupakan tempat beribadah harap tetap menjaga ketenangan dan kesopanan.
2. Selepas dari sini kami menuju Songkhla, yang bersebelahan dengan Hatyai, menuju Tang Kuan hill untuk melihat Hatyai dari ketinggian dan The Royal Pagoda. Naik lift disini berbayar 30 baht untuk pulang pergi orang dewasa, dan 20 baht untuk pulang pergi anak-anak. Pemandangan kota Songkhla dan Pantai Samila sungguh cantik sekali dari atas sini.
3. Akhirnya kami menuju Pantai Samila yang terkenal karena patung (seekor atau seorang kalo yang ini? Hehe!) putri duyung. Aktifitas disini bisa dihabiskan dengan berkuda yang disewakan, bermain layang-layang yang dijajakan di sepanjang pantai, cemil-cemil seru makanan dan buah Thailand yang lezat-lezat ini, berenang-renang dan main pasir lalu makan cantik di restoran seafood, cafe dan bar di sepanjang jalan raya disini.
4. Matahari semakin tenggelam, kami melanjutkan perjalanan menuju The Great Serpent “Nag”. Patung naga dengan tinggi lebih dari 5 meter ini mengucurkan air menuju ke laut dari mulutnya, seperti Merlion di Singapura.
5. Tujuan terakhir adalah patung Buddha tidur. Kebetulan sedang bulan purnama, sehingga pemandangan langit semakin indah dan berulang kali berucap syukur atas semua rahmat Tuhan kita bisa menikmati alam yang indah ini sepanjang hari.
Hanya pergi berdua dengan papa tercinta, bagaimana dengan mama? Minggu depan saya akan pergi berdua saja dengan mama ke Bali, beliau tidak perlu iri ataupun nggondok hehe!
#BIThailand #BIHatyai #BISongkhla

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/