Pintu sederhana inilah yg terbuka selama satu minggu untuk saya selama saya berada di Ende, Flores. Bertemu dengan beliau dan anaknya beserta satu keponakannya di atas kapal perintis, saya ditawari bermalam di kediamannya. Awalnya hanya berniat satu dua hari disana, setelah berkenalan dengan banyak saudara baru di Ende, akhirnya niat satu dua hari itu menjadi satu minggu.
*
Sosoknya sudah hampir berumur namun terlihat enerjik. Beliau telah lama menikah dengan perempuan asli Sumba Barat Daya, jadi saat ini beliau menetap di Sumba dan hanya beberapa tahun sekali pulang ke Ende daerah asalnya.
*
Bagi orang yang belum mengenalnya lebih dalam, mungkin beliau terlihat (maaf) kolot, namun dibalik legam kulitnya terdapat hati yg putih bersih, tulus, dan mempunyai jiwa berbagi yg luas.
*
Keponakan perempuannya saat ini ada yg akan kuliah di Jogja, dan berkali2 beliau bercerita tentang keponakannya itu. Setiap beliau bercerita selalu begini:
β€œItu keponakan saya ada yg akan kuliah di Malang.”
Ya, saya tak salah ketik, beliau bilang Kota Malang. Yang beliau pahami dari pulau Jawa hanya kota Malang. Karena beliau dari kecil sama sekali belum menginjakkan kaki di pulau Jawa. Setiap saya mendengar beliau bercerita begitu, entah mengapa mata saya selalu berkaca2 dan ingin rasanya saya memeluknya erat.
*
Ketika berpamitan dengan beliau tempo hari di Ende dada saya terasa sesak, tak ingin rasanya meninggalkan Bapak yg telah menampung gembel ini hingga tak pernah terlantar di Ende. Rasanya air mata ingin merembah deras, tapi dengan sekuat tenaga linangannya berhasil saya tahan.
.
.
Dari sekian banyak saudara2 baru yg menawari saya pintunya untuk saya, rata2 yg saya kenal mereka adalah para pejalan yg mempunyai pengalaman luar biasa. Beberapa ada yg sudah berjalan keliling Indonesia dari tahun 90an dan 2000an. Saya menyebut mereka sesepuh pejalan Indonesia. Mungkin mereka tak terkenal, tapi di hati saya mereka akan selalu kekal.
.
.
Salam rindu, dari saudaramu
@almustain
.
.
– Perjalanan kita mungkin mempunyai tujuan destinasi yg sama, namun akan selalu tercatat cerita yg berbeda dalam setiap langkahnya –

*
*
*
*
(Bagi teman2 backpacker yg terdampar di jogja, jangan sungkan untuk menghubungi saya jika kesulitan tempat bermalam atau ingin sekedar ditemani explore Jogja. Satu dua orang bisa bermalam di kediaman saya, klo banyak orang bisa saya carikan penginapan karna saya masih belum ada rumah sendiri (saya perantau juga disini) hehe…)
Wasap/ Sms : 0877-3900-6396

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/