Punya visa otomatis kita punya hak untuk masuk negara orang? Belum tentu!!

Kalau tanpa tumpukan kertas, belom tentu aku dan teman ku bisa masuk ke eropa.
Tahun lalu, kita berdua punya visa schengen dari Perancis. Kita landing di Schipol naik Turkish Airline.
Petugas imigrasi senyum dan menyambut ramah. Sampai mereka membuka paspor dan menemukan Visa Schengen dari Perancis. Raut muka petugas langsung berubah sedikit curiga, mereka bisik2. Kebetulan aku dan temanku berdiri sebelahan. Kemudian mulai lah keluar pertanyaan :
Kamu mau ke paris? Kapan? Berapa lama? Sama siapa?

Setelah kita menjawab pertanyaan, raut wajah mereka belom yakin. Akhirnya teman ku mengeluarkan tumpukan print dokumen yang memang sudah kita siapkan masing2.
Tiket pp pesawat, tiket transportasi, booking hotel, itinerary, asuransi.
Akhirnya mereka berdua cek satu persatu tiap tanggal, sampai mereka menemukan tiket dan booking hotel paris barulah mereka yakin dan memberi cap di paspor.
Perasaan yang tadinya deg2 an karena takut ditolak masuk akhirnya lega… Mereka pun tersenyum dan mengucapkan “Selamat Datang” dengan bahasa Indonesia.

Sekarang jaman nya memang paperless, tapi print dokument mungkin bisa jadi penyelamat liburan kita.
Sekali lagi jangan remehin selembar kertas, ke malaysia dan singapura saya juga pernah kok diminta nunjukin tiket pulang. Jadi alangkah lebih baiknya jika kita mempersiapkan segala sesuatunya sebelum pergi ke negara orang. #bieropa #bischengen #bitips

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/