Saya post ulang, karna ga tau kenapa pas disearch ga ada lagi di group.. ๐Ÿ˜ฏ
__________________________
Biasanya saya cuma kepoin sharingnya temen-temen di group ini ๐Ÿ˜Š, sekarang izinkan saya berbagi. Mudah-mudahan bermanfaat ๐Ÿ˜:

TRIP TO MELAKA – KUALA LUMPUR 2017

Tripnya ini hanya selama 3D3N (Jumat sd Minggu), hari Senin pagi kita take off pulang ke Pekanbaru.

Sebenarnya tahun 2014, sudah pernah ke Kuala Lumpur, negara asing pertama yang disinggahi untuk memenuhi hasrat travelling saya ๐Ÿ˜.

Tahun 2015, Kuala Lumpur menjadi kota transit karena tujuan sebenarnya adalah ke Langkawi.

Lalu tahun ini (2017), kembali menjadi tujuan perjalanan saya. Tapi, diperjalanan ini, saya yang jadi guidenya. Rombongan turnya adalah adik-adik saya๐Ÿ˜. Jadi, lagi -setelah saya- Negara Malaysia adalah negara pertama yang saya jadikan pengalaman travelling bagi adik-adik saya (secara negara tetangga yang begitu dekat, -/+ 30 menit penerbangan sudah sampai ๐Ÿ˜‚). Yang penting, berlatih mental dan keberanian buat travelling ke negeri orang! Yuuppsss ๐Ÿ’ชโœŒ

#BIMELAKA #BIMALAKA #BIMALAYSIA

Itenerary Day 1 (Jumat)
1. Tiba di Klia 2 jam 12.45 (waktu Malaysia)
2. Setelah pengurusan imigrasi, masih di bandara Klia 2, kami langsung menuju ke lantai dasar untuk membeli tiket bus tujuan ke Melaka. Di lantai dasar ada beberapa loket untuk pilihan bus dengan rute KLIA2 – Melaka. Dan kita akhirnya pilih Bus Transnasional. Jadwal keberangkatan bus bisa di cek di www.transnasional.com.my. Jarak tempuh KLIA2 – Melaka kurang lebih 3 jam. Biaya tiket per orang MYR 24.10/org.
3. Tiba di Terminal Melaka Sentral, langsung ke arah Bus Tujuan Domestik (ada petunjuk arahnya), naik Bus Panorama No.17 (rute akhir Ujong Pasir). Di terminal ini, masing2 rute Bus Panorama punya stand/pos yang sudah diberi tanda sesuai nomor busnya. Jadi kita tinggal nunggu busnya di stand/pos yang sudah ditentukan (No.17). Tiket langsung dibeli di supir busnya pada saat akan masuk ke bus. Tarifnya MYR 1.5/org.
4. O ya, saya pilih Bus Panorama 17 ini karena salah satu rute yang dilalui bus ini adalah kawasan wisata kota tuanya Melaka atau yang terkenal dengan sebutan Red Square/Dutch Square (tempat pemberhentian kami menuju hotel). Note: Padahal gampangnya, kita langsung bisa hubungi pihak hotel buat dijemput di Terminal Melaka Sentral. Tapi apa daya, belum sempat ganti SimCard karena buru buru langsung ke Melaka (takut sampenya kesorean๐Ÿ˜ง). Jadinya, biar berasa lokal milih pake bus, nyatanya nyasar kemana mana๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚. Untung ada cici baik hati yg nunjukin arah hotelnya kemana…
5. Hotel tempat kami menginap adalah Hotel Hong. Beberapa teman BI pernah merekomendasikan hotel ini. Dan saya setuju 100% kalau hotel ini murah, bersih, nyaman dan strategis (dekat dengan Jalan Jonker yang menjadi pusat kuliner dan night market di Melaka pada saat weekend). Kelebihan lainnya, di sediakan free teh dan kopi sepuasnya๐Ÿ˜‚. Tapi yang paling penting itu, free antar jemput ke Terminal Malaka Sentral ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘. So, ga bakal takut telat kalau mau lanjut perjalanan ke Kuala Lumpur๐Ÿ˜.
6. Udah beres taruh barang di hotel, kita langsung pergi kulineran. And salah satu resto india recomended di sana itu ‘Pak Putra Restaurant’ dengan menu utama ‘Chicken Tandori’. Seumur – umur makan chicken tandori… ini yaaaaaang paaalingggg enaaaaakkkk๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜. Sampe pesan 2 porsi dan nambah 1 bungkus bawa pulang ke hotel ๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚ (krna besok paginya kita udah ke KL ๐Ÿ˜ข). Sementara ini resto bukanya jam 17.30 sd 01.00 pagi. Harga chicken tandorinya MYR 9 per porsi (isi 2 potong ayam).
7. Lanjut jalan ke Jonker Walk. Pusatnya pasar malam dan jajanan khas Melaka. Kalau mau dapet suasana ramainya pasar malam, usahakan weekend datang ke Melaka ๐Ÿ˜Š.

Itenarary Day 2 (Sabtu)
1. Pagi – pagi subuh kita sudah prepare buat keliling kota Melaka (terutama bangunan iconicnya Melaka). Jam 7 an baru kita bisa keluar hotel, secara jam 6 itu sama kayak jam 5 subuh di Indonesia (alias gelap gulita๐Ÿ˜‚).
Yang kita kunjungi itu :
– Kawasan Red Square
Disini banyak bagunan merah yg menjadi pusat heritagenya Melaka. Disini kita bisa foto – foto di Christ Church, Queen Victoria Fountain dan monumen I Love Melaka.
– Maritim Museum/Muzeum Samudra
Maritim Museum ini bangunannya menyerupai kapal besar. Karena kita kepagian, jadi museumnya belum buka. Tapi kita niatnya cuma buat foto-foto aja disini๐Ÿ˜‚
– Benteng Porta de Santiago/Famosa Fort
Letaknya agak di atas bukit dan dari sini kita bisa melihat keindahan kota Melaka dari ketinggian.

Note:
Untuk mengelilingi kawasan wisata kota Melaka, bisa ditempuh dengan berjalan kaki, karena hampir semuanya berada dalam satu kawasan dengan jarak yang berdekatan. Dan semisal haus mendera, ada beberapa vending machine yang menjual minuman dingin ๐Ÿ˜†. So don’t worry be happy!

#BIKUALALUMPUR #BIMALAYSIA

2. Udah puas foto-foto, jam 10.00 kita balik ke hotel. Jam 11 kita udah minta schedule buat dianterin ke Terminal Melaka Sentral (sekali lagi dianternya free ya ๐Ÿ˜†). Tujuan selanjutnya ke Kuala Lumpur via Terminal Bersepadu Sepadan (TBS). Pilihan bus yang menuju Kuala Lumpur dari Melaka Sentral cukup banyak. Salah satunya bus Mayang Sari, yang rute berangkatnya -/+ 30 menit sekali. Tarif Melaka – TBS Kuala Lumpur adalah MYR 12/orng. Jarak tempuh Melaka – TBS -/+ 2 jam.

3. Sampai di TBS kita naik KTM Commuter tujuan KL Sentral. Menuju ‘Metro Hotel’ di KL Sentral. Sengaja, pilih hotel dekat dengan KL Sentral supaya gampang kemana – mana dengan MRT.

4. Istirahat sebentar di hotel, lalu makan siang di NU Sentral Mall, dan lanjut ke kawasan Suria KLCC alias Petronas alias Menara Kembarnya Kuala Lumpur. Dari KL Sentral naik LRT Kelana Jaya Line dan turun di KLCC Station. Sengaja datangnya agak sore, jadi foto di Petronasnya bisa saat kondisi hari masih terang dan pada saat malam hari juga. Selain itu, di sini kita juga bisa menikmati pertunjukan Lake Symphony yang dimulai pada jam 8 malam. Lokasi Lake Symphony terletak di bagian belakang menara kembar Petronas. Ada lampu warna warni dari kolam dan air mancur yang mengikuti irama musik. Dan yang jelas, bagi saya, ini baaaguuuussss banget buat ditonton๐Ÿ˜.

5. Next, jam 9 kita balik ke hotel dan istirahat.

Itenerary Day 3 (Minggu)
1. Bagi yang akan menginap di Metro Hotel @ KL Sentral, ga usah takut susah mencari makanan. Soalnya di sebelah hotel, ada restoran india. Dan kalau pagi di depan/seberang hotel, ada encik2 yang buka tenda jualan nasi lemak,lontong dll.
2. Batu Cave
Dari Kl Sentral naik KTM Komuneter ke Batu Cave. Tarif sekitar MYR 2/Orang. Sesampainya disana, ramai masyakat tamil yang beragama hindu sedang menyelenggarakan acara menyambut hari Thaipusam, yakni Hari Pengampunan Dosa. Kebetulan acara puncak jatuh pada tanggal 09 Feb 2017, jadi kita gak liat india tamil yg ditusuk2 badannya pake kawat atau mata pancing gitu, seereeem dan ngilu pastinya๐Ÿ˜จ๐Ÿค”.
3. Dataran Merdeka
Dari Batu Cave, dengan KTM Komuneter yang sama, turun di Stasiun Mesjid Jamek. Pas kita datang lagi ada perbaikan di seputaran Mesjid Jamek, jadi foto-foto pun ga bisa. Akhirnya kita jalan kaki ke arah Dataran Merdeka. Disini kita bisa liat gedung-gedung bersejarah berupa bangunan tua bergaya kolonial Inggris. Banyak bangunan bersejarah di kawasan ini dan salah satu yang paling besar dimasanya adalah Sultan Abdul Samad Building. Dan lagi2 sedang dalam perbaikan. Jadi kita cuma bisa narsis dengan ala kadarnya ๐Ÿ˜… Trus lanjut ke Kuala Lumpur City Gallery yang masih satu kawasan dengan Sultan Abdul Samad Building. Kalau mau lihat sejarah perkembangan kuala lumpur dulu dan sekrang, memang disini tempatnya. Tetapi karena terkendala waktu, niatnya ke sini cuma buat numpang pose di spot Iโ™กKL yang terkenal itu๐Ÿ˜†.
4. Me Time
Nah kalau ini terserahnya kita mau ngisi waktunya dengan acara apa. Berhubung besok sudah pulang jadi buat waktu me time nya dengan cuci mata ke mall. Entahlah, karena wanita itu identik dengan belanja sodara2, jadi memang saya khususkan waktu buat memenuhi hasrat yang satu ini. Jadi memang sedari awal niatnya nggak ke Pasar Seni (Central Market) atau ke Petaling Street buat cari souvenir (dulu udah pernah). Dan beruntungnya pas kita ke Sogo, sedang ada diskon besar2an menyambut ulang tahun Sogo๐Ÿ˜. Lumayan bisa dapet barang dgn harga murah dan kualitas yg bagus.
Note :

Alternatif Transportasi di Kuala Lumpur
___________________________________
Alternatif untuk transportasi selain MRT di Kuala Lumpur, boleh dicoba pake Grab Car atau Grab Taxi. Lumayan hemat, apalagi buat rombongan. Semisal kita naik MRT tarif MYR 2/orng dan bertiga total MYR 6, naik grab car kita malah dikenain tarif lebih murah atau bahkan sama. Tapi kita udah dijemput dan dianterin langsung sampe “depan pintu”. Jadi ga perlu pindah pindah MRT atau jalan dari stasiun ke tempat tujuan. Jadi mau bawa anak-anak dan orang tua juga ga repot.

Apalagi kalau tujuan mau ke KLIA 2. Hematnya berasa ๐Ÿ˜. Kalau naik KLIA Ekspres tarif per orng kena MYR 55/orang. Naik Grab Car tarifnya berkisar MYR 79-110. Ga pake cape gerek2 koper pastinya ๐Ÿ˜‰.

Sekian sharing dan informasinya, semoga bisa membatu teman-teman sekalian.

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/