— SEJUKNYA HANOI & INDAHNYA HALONG BAY, VIETNAM —

Halo BD-ers, kami ber-4 baru saja kembali liburan dari Hanoi, Vietnam. Kami ingin membagikan pengalaman sepanjang liburan kami tanggal 05-10 Maret 2016 yang lalu. Mungkin pengalaman kami menjadi inspirasi bagi rekan-rekan BD yang ingin berkunjung kesana.

Kami berangkat dari Jakarta tanggal 05 Maret 2016 menuju Singapura dengan menggunakan maskapai Tiger Air. Sesampainya di Singapura kami langsung menuju counter transit untuk penerbangan lanjutan kami ke Hanoi tanggal 06 Maret 2016, setelah petugas counter meminta kami untuk keluar dari imigrasi singapura lalu kami melakukan proses check in kembali di counter Tiger Air (counter 12 di T2 Bandara Changi). Hal ini harus dilakukan karena kami tidak membeli fasilitas Airport Transfer yang di jual oleh maskapai Tiger Air.

Pada saat itu kami melakukan early check-in di counter Tiger Air tujuan Manila, karena counter Tiger Air tujuan Hanoi belum beroperasi. Sebuah keuntungan bagi kami, jadi kami bisa masuk ke areal T2 tanpa harus menunggu berlama-lama di depan counter check-in. Lalu kami pun segera bergegas untuk masuk (setelah melewati imigrasi & custom) di Bandara Changi yang terkenal sangat ketat.

Kami-pun menemukan tempat istirahat yang sudah kami telusuri sebelumnya, yaitu beberapa deret kursi panjang yang dapat digunakan untuk beristirahat. Lokasinya di depan gate E5 T2 Bandara Changi, namun pada saat itu kursi panjang sudah terisi penuh & memaksa kami untuk tidur di lantai yg beralaskan karpet

Tanggal 06 Maret 2016 pun tiba, kami segera bergegas kembali untuk mencari gate dan melanjutkan penerbangan kami dari Singapura ke Hanoi. Setelah +/- 3,5 jam penerbangan kami tiba di Bandara Noi Bai, Hanoi dengan cuaca yang sejuk dengan kabut yang cukup tebal. Kapten kapal menginformasikan bahwa cuaca pada saat kami mendarat 20 derajat C. Bandara ini terlihat megah & baru. Gate kami bersanding dengan maskapai Singapore Airlines dengan tujuan yang sama (sekedar info saja, kebanyakan jadwal penerbangan Tiger Air tidak berbeda jauh dengan jadwal penerbangan Singapore Airlines lho).

Kami segera keluar dari Bandara Noi Bai, dengan mencari petugas hostel yang akan menjemput kami dengan sebuah mobil yang sudah kami pesan sebelumnya via hostel, tempat kami akan menginap. Biaya yang kami keluarkan saat itu adalah 337.000 VND untuk perjalananan dari Bandara Noi Bai ke Hostel, sebuah keuntungan lagi bagi kami karena informasi yang kami dapatkan via email kami harus membayar 400.000 VND. Perjalanan selama 4 hari kami di Hanoi pun di mulai.

Hostel tempat kami menginap di Golden Time Hostel 3 di area Hoan Kiem (Ma May Street) kami sudah melakukan reservasi sebelumnya via Hotels.com dengan tipe kamar Family Room seharga (Rp. 324.079/mlm untuk 4 orang, incl. breakfast), sehingga kami dapat beristirahat di 1 kamar yang sama. Lokasi hostel kami sangat strategis, berdekatan dengan Danau Hoan Kiem yang fenomenal, terletak di pusat kota Hanoi, sehingga memudahkan kami untuk beraktifitas kuliner dan belanja. Area old quarter ini merupakan tempat berkumpulnya para backpackers dari seluruh dunia. Namun kekurangan hostel ini adalah kamar yang kami tempati berada di lantai 5 namun tidak dilengkapi dengan lift sehingga harus menggunakan tangga menuju kamar kami.

Liburan ke Hanoi tentu tidak akan lengkap jika tidak berkunjung ke Halong Bay yang merupakan pemenang dari New Seven Wonders of Nature dan diakui oleh UNESCO sebagai situs warisan budaya dunia. Kali ini kami belum melakukan reservasi apa-apa dari Jakarta, untuk kami berkunjung ke Halong Bay. Dengan modal percaya diri (sebenarnya modal nekat) kami mengelilingi sekitar hostel yang di penuhi dengan deretan travel agent yang menjual paket ke Halong Bay. Setelah 2 travel agent yang kami datangi akhirnya kami mendapatkan paket 2 hari 1 malam dengan 2 kamar deluxe terakhir dari Golden Sun Cruise 3* (1 kamar deluxe twin & 1 kamar deluxe double bed) dengan rate USD 100/org. Nominal ini kami dapatkan setelah kami melakukan proses tawar menawar dari rate normal USD 169 , turun USD 150, turun USD 120 & akhirnya kami mendapatkan USD 100 sesuai dengan budget yang sudah kami sepakati bersama. Kami pun pulang ke Hostel dengan perasaan lega.

HALONG BAY, here we come! 07 Maret 2016 Pkl. 08.00 LT adalah hari dimana kami dijemput oleh petugas dari Golden Sun Cruise dengan menggunakan bis berkapasitas +/- 25 orang untuk kami diantar ke pier & menikmati keindahan Halong Bay dari atas kapal Golden Sun Cruise. Perjalanan dari Hostel kami ke Pier memakan waktu +/- 4 jam (1 kali berhenti di sebuah toko souvenir untuk rehat sejenak). Adapun lokasi Halong Bay terletak di wilayah utara Hanoi yang memiliki 4 musim setiap tahunnya.

Setelah tiba di pier, dengan menggunakan kapal berukuran sedang kami menuju Golden Sun Cruise. Dalam perjalanan singkat tersebut kami terkagum-kagum dengan keindahan gundukan-gundukan yang ada di Halong Bay, namun kami sedikit bersedih dan kecewa karena kunjungan kami kali ini memasuki musim dingin (15 derajat C) yg menyebabkan gundukan-gundukan tidak nampak dengan jelas karena tertutup kabut. Seketika kekecewaan kami pun-terobati, setibanya di cruise dengan layaknya tamu VIP kami disuguhkan makanan khas Vietnam karena jam sudah menunjukan waktu makan siang dan petugas pun melakukan pembagian kamar.

Lagi-lagi kami mendapatkan keuntungan 1 kamar yang kami tempati ternyata dengan tipe deluxe family room sehingga kami ber-4 dapat menempati 1 kamar yang sama (1 kamar lainnya tetap milik kami tentunya) ๐Ÿ˜€

Sesuai dengan jadwal perjalanan yang sudah dikemukakan sebelumnya, bahwa peserta Golden Sun Cruise akan diajak oleh KAI (tour guide kami, berusia 24 tahun, bersahabat, enerjik dan sangat fasih berbahasa inggris) mengunjungi tempat wisata sekitar Halong Bay.

Pertama kami mengunjungi Surprising Cave adalah stalaktit stalakmit yang terbentuk dengan sendirinya melalui proses alam dan tempat ini luar biasa indah. Sesuai dengan nama nya kami di kejutkan dengan bentuk-bentuk stalaktit dan stalakmit yang sudah dilengkapi dengan pencahayaan yang dikelola oleh manajemen setempat. Ditempat inilah kita dapat berfoto & gundukan-gundukan Halong Bay sebagai latar belakangnya, andai saja cuaca cerah ). Kedua kami mengunjungi Ti-top Island, dipulau ini kami hanya diajak untuk beristirahat sejenak dan bermain di pantai.

Akhirnya kami pun kembali ke cruise, menikmati santap malam diatas kapal dan melanjutkan aktivitas selanjutnya (memancing, karaoke atau sekedar bermain halma). Tetapi kami memilih untuk ngobrol di dalam kamar, karena kebanyakan peserta tour adalah pasangan muda (yang kami rasa tidak mungkin jika kami mengganggu ke-romantisan mereka menikmati malam di Halong Bay) ๐Ÿ˜€

Lalu pagi pun tiba.. pagi ini cuaca Halong Bay nampak lebih bersahabat, gundukan-gundukan tampak lebih jelas apalagi hari ini adalah KAYAKING. Yeay! Kami diantar ke satu titik dengan menggunakan kapal berukuran sedang (kami sangat kagum dengan penduduk lokal, walaupun jarak sangat dekat mereka tetap menganjurkan kami untuk menggunakan life vest). Kami pun mendapatkan 1 kayak untuk 2 orang, +/- 45 menit kami mengayuh menikmati keindahan gundukan-gundukan dari jarak dekat, air yang biru serta cuaca sejuk seolah membius kami agar tidak mengayuh kayak dengan cepat. 45 menit berlalu, kami kembali ke cruise untuk santap siang & dilanjutkan dengan perjalanan kembali ke pier dan kembali ke Hanoi dengan menggunakan bis.

Setibanya di Hanoi, memaksa kami harus berpisah dengan KAI dan peserta tour lainnya. Sebuah kenangan 2 hari 1 malam yang takkan terlupakan sepanjang hidup.

Lalu kami pun diantar kembali ke Golden Time Hostel 3 melanjutkan sisa reservasi kami di Hanoi. Sebuah kejutan bagi kami, kamar yang kami tempati semula mengalami masalah listrik & kami sempat panik. Akhirnya pihak hostel pun memberikan alternatif bagi kami untuk dipindahkan ke Golden Time Hostel 2 dengan lokasi yang jauh lebih strategis, fasilitas yang lebih baik (kali ini terdapat lift & kamar kami berada di lantai 8) serta luas kamar yang lebih besar tanpa perlu membayar biaya tambahan. Kejutan besar untuk kami!

Dan keseokan harinya kami pun mengakhiri perjalanan ini sebelum kami kembali ke Jakarta dengan 1 hari keliling-keliling kota Hanoi yang cantik, dimana bunga-bunga sedang bermekaran dengan udara yang sejuk dengan mengunjungi Ho Chi Minh Mousoleum (tempat dimana jenazah Paman Ho di semayamkan & diawetkan, namun kami hanya melihat megahnya bangunan dari luar, karena antrian masuk yang sangat panjang), The Old Citadel (seperti Intramuros di Manila), St. Joseph Cathedral dan Don Xuan Market (seperti pasar tanah abang di Jakarta).

Semoga informasi kami ini bermanfaat untuk BDers. Salam ransel!
#BDVietnam #BDHanoi #BDHalongBay

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/