Sepenggal cerita mudik lebaran dan liburan ku bersama pasangan hidup dengan budget yg di pres karena tiket serba mahal akibat liburan idul Fitri.

Star Jogja menuju Makassar (mudik ke Bojonegoro tapi jemput istri dulu di Makassar)

Jogja – Surabaya (bus 57.000)
Terminal bungur – pelabuhan perak ( damri 6000)
Pelabuhan perak Surabaya – pelabuhan Makassar (kapal Pelni 300.000 kena calo)

Makasar ke Bojonegoro
Pelabuhan Makassar – pelabuhan perak Surabaya (kapal Pelni 375.000 x 2 = 750.000 kena calo karena tiket serba habis)
Pelabuhan perak – terminal bungur (bus gratis)
Terminal bungur – Bojonegoro (bus 25.000 x 2 = 50.000)
Total biaya mudik 1.163.000

Liburan ke Bali
Bojonegoro – terminal bungur (bus 25.000 x 2 = 50.000)
Terminal bungur – stasiun Wonokromo (go car 30.000)
Wonokromo – Banyuwangi (kereta 2 orang = 195.000 diskon 25.000 = 170.000)
Ketapang – Gilimanuk (ferry 6000 x 2 = 12.000)
Gilimanuk – Ubung (bus 50.000 x 2 = 100.000)
Ubung – penginapan di pantai Kuta (go car 40.000)
Selama di Bali 5 hari
Penginapan (3 hari 211.000 dapat diskon tiket.com)
Sewa motor selama di Bali ( 70.000/hari x 4 hari = 280.000)
2 hari di vila (gratis, hadiah dari teman)
Destinasi selama di Bali (pantai amed, pura Besakih, pantai Nusa dua, panta Pandawa, Uluwatu)
Total liburan ke Bali (900.000 diluar biaya destinasi wisata)
Total biaya mudik dan liburan ke Bali 2.063.000
Dan sekarang otw ke Jogja
vila ke terminal ubung (gojek 11.000)
Terminal ubung ke Gilimanuk (bus jember 40.000 nego sama kondektur nya)
Istri udah balik duluan ke Makassar (pesawat 840.000)
LDRan lagi deh

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/