SERBA SERBI TRAVELING FOR MUSLIM

okay mantemans, sesuai janji saya, kali ini akan saya bahas serba-serbi traveling for muslim, dari sudut pandang saya ya, jangan dihujat 😚

PERSIAPAN
1. niat. Niat itu paliiiing penting dan utama. Jangan sampe niat kita jalan-jalan untuk pamer, bikin iri orang, atau niat negatif lainnya. Niatkan yang positif, untuk challenge diri sendiri, untuk rihlah, napak tilas, dsb.

Percayalah, niat baik akan membawa kita ke jalan yang baik, dan sebaliknya.

2. Research. Karena kita muslim dan kita butuh special needs. Maka kita harus cari info lebih detil. Dimana ada restoran halal, tempat wudhu, tempat sholat, dsb.

3. List perlengkapan wajib. Bawalah sajadah tipis, mukena (bagi perempuan), baju bersih yg cukup, sepatu yang menutup sempurna, kaus kaki, depends on your need. 1 lagi, install aplikasi yang esensial, aplikasi kiblat, doa, dan alquran.

Note : Kalau perjalanan itu jauh, usahakan book airline yang berasal dari timur tengah. Why? Di layar monitor on board, ada petunjuk waktu shalat yang berguna untuk kita

MEMULAI PERJALANAN
Doa safar. Wajib ya, awali dengan doa supaya dapat perlindungan.

SELAMA PERJALANAN
1. Jaga wudhu. Usahakan setiap masuk toilet kita perbarui wudhu. Jadi setiap masuk waktu shalat kita bisa suci.

Note : musafir dibenarkan untuk menyapu sepatu, selama sepatu dalam keadaan baik dan tidak kotor. Daripada naikin kaki ke wastafel, bisa pakai opsi ini.
Kalau mau yang kaffah, ya bawa botol besar, dan wudulah di tempat lain secara sempurna.

2. Dimana cari makanan halal. Nah, kita kan udah research sebelum berangkat, jadi pas di tempat, kita harus tau kira2 waktu makan kita normalnya jam berapa, jadi kalo udah deket waktunya kita ga terlalu jauh dari lokasi.
Tempat makan Turki dan Pakistan pasti halal. Tempat makanan India, baiknya tanya dulu, kalo mereka memisahkan Peralatan untuk makanan nonhalal, kita bisa makan disitu.

Tips : kalo melihat tulisan halal, jangan ragu untuk masuk. Orang di luar negeri biasanya akan secara rutin diinspeksi oleh otoritas nya., dan mereka ga berani kasi logo halal kalo emang ga punya stok makanan halal.

Kalo memang ga nemu, carilah restoran full vegan. Sama sekali ga ada kandungan daging, termasuk bumbu, insya allah aman.

3. Dimana tempat shalat? Nah ini hati-hati, karena ada beberapa negara yang tidak memperbolehkan kegiatan keagamaan di ruang publik. Itulah gunanya riset. Intinya:

A. Semua bumi Allah adalah masjid, kecuali toilet dan kuburan. Jadi, dimanapun asal bersih sholat bisa dilakukan.
B. Kalo berada di taman atau tempat publik, cari otoritas, misal security atau polisi, tanyalah apakah boleh sholat apa nggak. Jangan kaget kalopun mereka membolehkan tapi mereka malah nonton kita sholat. Toh lebih secure kan?
C. Carilah info dimana lokasi masjid/islamic centre. Percaya deh, kalo kita kesana kita pasti disambut dengan hangat oleh orang disana.
D. Kalo masih ga nemu semua opsi di atas, carilah spot sepi di stasiun/terminal, atau bahkan tepi pantai. Saya pernah sholat di tepi pantai, di belakang kapal-kapal, saat di Volendam.
E. Masih takut dengan semuanya, sholatlah di kereta/bus.
F. Atau kalo mau yang sempurna, silakan balik ke penginapan untuk shalat.

4. Gimana bagi yang pakai jilbab / berjenggot dan celana cingkrang? Believe me, di Eropa sekalipun its not a problem. Malah jadi poin plus. Saya pernah lihat pasangan suami istri “kaffah” begini diarahkan untuk masuk resto halal sama pemilik resto vegan pas di Amsterdam. Asal kita ramah dan sopan, mereka akan menghormati keyakinan kita kok.

Note : Jangan percaya dengan pemberitaan media mainstream. Mungkin masih ada islamophobia, tapi bukan berarti semua orang Eropa/tempat non muslim anti islam ya. Malah kebanyakan mereka kagum sama kita, yang teguh menjaga iman di negara supersekuler seperti negara mereka. Oh ya, tingkat sexual harrassment terhadap wanita berjilbab bisa dikatakan hampir ga ada di Eropa, jadi aman insya allah menutup aurat disana.

5. Jangan lupa lho, sholat bisa dijamak dan diqashar oleh musafir. Inilah yang bikin saya suka traveling 😚😚.

SAAT KEMBALI KE TANAH AIR
1. Usahakan beli oleh-oleh buat keluarga dan orang terdekat.
2. Doa selama di kendaraan
3. Hubungi keluarga saat sudah sampai di tanah air.

ADAB BUAT ORANG YANG DITINGGALKAN SELAMA TRAVELING

Ini penting banget, karena banyak orang yang lupa dengan adab ini

1. Kalo kita dikabari ada orang yang bepergian, kita disunnahkan untuk berdoa dan beri nasihat yang baik.

2. HARAM hukumnya meminta oleh-oleh. Meminta bukan dengan alasan mendesak diharamkan dalam islam

3. WAJIB bersyukur bila diberikan sesuatu oleh orang yang pulang dari bepergian. HARAM mencela pemberian, “kok cuma ini? “, “masa dari Eropa cuma dikasi gantungan kunci? “, “ih pelit banget sih”.

TRAVELING VS. UMRAH
1. mana yang lebih baik? Tergantung niat. Umrah sendiri hukumnya tidak wajib, yang wajib itu HAJI, dan itupun sekali seumur hidup. So, kalo ada yang pergi umroh berkali-kali, silakan simpulkan sendiri.

2. Traveling tapi tidak berhaji, gimana?
Depends. Kalo kita udah berniat, tapi terhalang dengan sebab-sebab tertentu (antrian, kesehatan, birokrasi, dsb) maka traveling tidak terlarang. Tapi, kalo kita hanya traveling tanpa pernah ada niat berhaji, maka kita berdosa
(mengutamakan yang selain wajib di atas ibadah wajib).

3. Adakah ayat alquran yang menyuruh kita traveling?
Ada, silakan buka kitab dan carilah ayat “maka berjalanlah kamu di muka bumi, dan lihatlah kesudahan orang yang mendustakan (ayat-ayat Kami”.

4. Apakah traveling selain ke tempat suci, orang tua, dan saksi sejarah itu berdampak maksiat?

Depends. Kalo tujuannya rihlah, belajar, atau sekadar eksplorasi, tidak berdosa.
Tapi kalo ada kegiatan yang haram, misalnya mabok, zina, dll maka otomatis menjadi berdosa.

Demikian, serba serbi traveling for muslim.
Semoga membantu yaa

#BIINFO #BITIPS #BIMUSLIM #BITRAVELING

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/