SUMBA (3-8 mei ’16)

Hari ke 22-27 perjalanan solo touring saat berada di Sumba.
.
.
3 mei 2016 Pukul 00.30

Pertama kali gogon menjejakkan roda di ranah Sumba. Setelah turun ferry, seperti biasa ada petugas yg melakukan pemeriksaan stnk, tapi anehnya stnk saya ditahan dan kata petugas; “jalan saja nanti ambil di kantor depan.”

Setelah menunggu sekitar 10 menit saya mengambil stnk di kantor KP3 pelabuhan lama, disini ada sesuatu yg janggal karena saya diminta uang sejumlah 25rb rupiah. Tapi saran orang yg ngobrol dengan saya ketika turun, jangan banyak debat dengan polisi sini, langsung saja kasihkan uang rokoknya. Saya pun memberikan uang 25ribu rupiah tanpa bertanya sedikitpun, saya tak mau berdebat tengah malam dengan watak orang yg belum saya kenal sama sekali.

Setelah itu petugas berseragam polisi tersebut bertanya tujuan saya, saya jawab singkat, “Waikabubak.”

Kemudian pak pol menawarkan untuk bermalam di kantornya. Dengan beberapa pertimbangan akhirnya saya terima dengan syukur tawaran pak pol 😄
.
.
8 mei 2016

Start dari waikabubak pukul 10.00 wita.
Sekitar pukul 13.00 sebuah kejadian yg tak diinginkan itu pun terjadi.
Yakkkkk…
Gogon mogok pertama kali dalam perjalanan ini. Di pertengahan jalan antara Sumba barat dan Sumba Timur, tepatnya daerah bernama Lewa tiba2 ia mogok di sebuah jalan yg menanjak. Saya pun panik karena sangat jarang bengkel yg bisa menangani motor injeksi di sini. Saya coba untuk tenang, dan saya bawa sahabat perjalanan saya itu ke tanah datar. Kemudian saya coba untuk mengganti businya dgn busi cadangan. Setelah saya ganti busi, saya coba nyalakan.
Dan…
Percobaan gagal. Makin paniklah saya.

Di tengah kebingungan saya ada 2 orang anak muda boncengan mendekati saya.
“Kenapa Mas?” Tanyanya.

Saya jawab, “ini mogok, sudah saya ganti busi tapi tetap tak mau jalan. Dekat sini ada bengkel tidak ya?”

Dia bilang dekat sini ada bengkel, dan saya pun dibantu dorong hingga ke bengkel.

Alhamdulillah pukul 15.30 gogon kembali bernafas. Permasalahan ada pada saluran injeksinya yg kotor, jadi bahan bakar tidak mau menyemprot.

Dan sekitar pukul 5 sore itu saya sampai di kota waingapu.
.
.
Salam
@almustain
Start Jogja, 12 april 2016

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/