Terkait dengan postingan rekan BI tentang imigrasi Jepang yang sampai membuktikan reservasi hotel. Selama ini di imigrasi saya belum pernah mengalami hal serupa. Paling ditanya tujuan dan nginep di mana.
Akhir Januari saya dan keluarga hendak ke swedia dgn visa turis Kebetulan teman saya berbaik hati minjemin apartemen utk saya tinggal. Dia tidak kirim invitation letter karena niat saya memang untuk wisata, dan semua biaya menjadi tanggung jawab saya. dalam pengurusan visa saya pake booking hotel yg free cancellation.

pertanyaan saya jika pihak imigrasi ingin membuktikan di mana saya akan tinggal, apa yang harus saya sampaikan? apartemen teman saya atau fake hotel? terima kasih para suhu…

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/