Yuhuuuu teman” backpacker dunia
Numpang share disini ya tentang perjalanan yang gw lakukan menuju China, Chengdu, Tibet, dan Everest Base Camp pada tanggal 28 September – 11 Oktober kemarin.
Awalnya gw coba” cari trip anti mainstream yang jarang orang” lakukan, plus punya cuti wajib dari kantor selama 10 hari yang harus diambil, akhirnya gw pun menentukan untuk pergi ke Tibet yang buat gw amat sangat jarang buat orang pergi kesana.
Setelah melakukan persiapan dan browsing kesana kemari akhirnya hari H pun tiba:

1. Hari pertama (28 September)
Setelah persiapan komplit, menuju bandara untuk terbang ke Malaysia dulu (transit) setalah sampai disana menunggu lagi selama 5 jam untuk penerbangan berikutnya, dan akhirnya jam 18.40 penerbangan dimulai menuju Chengdu, sampai disana sekitar 10.40 malam.

2. Hari kedua (29 September)
Setelah istirahat semalam, hari kedua ini digunakan untuk berkeliling kota chengdu, menuju tempat konservasi panda yang ada seharian.

3. Hari ketiga (30 September)
And here we go, perjalanan sebenarnya baru akan dimulai, hari ketiga ini gw akan menuju kota lhasa (Tibet) dari Chengdu menggunakan kereta selama 2 hari 2 malam, berangkat dari Chengdu jam 12.20 siang, sengaja naik kereta biar bisa menikmati pemandangan.

4. Hari keempat (1 Oktober)
Masih di kereta, disini gw sempet ganti kereta dari Chengdu menuju Xining, lalu dari Xining disambung lagi menuju Lhasa, untuk pemandangan di hari pertama masih belum terlalu bagus, masih banyak rumah” penduduk.

5. Hari kelima (2 Oktober)
Masih di kereta, di hari kedua di kereta ini sudah dimulai aklimasi tubuh, soalnya mulai memasuki ketinggian diatas 3000mdpl, kepala mulai pusing, oksigen mulai menipis, tapi tenang di kereta udah dipersiapkan tabung oksigen buat yg memerlukan pemandangan udah mulai bagus” kiri kanan gunung semua, touchdown Lhasa 🙂

6. Hari keenam (3 Oktober)
Setelah sampai di lhasa, perjalanan dimulai dari yang dekat dengan penginapan, Jokhang Temple lalu dilanjutkan dengan icon dari Tibet yaitu Potala Palace.

7. Hari ketujuh (4 Oktober)
Hari kedua di Tibet, gw menuju Dreepung Monastery lalu dilanjutkan Sera Monastery, di sera monastery kita bisa melihat para biksu sedang berdebat, antara biksu senior dan junior.

8. Hari kedelapan (5 Oktober)
Persiapan menuju Everest Base Camp menggunakan mobil, untuk menuju kesana gw akan melakukan perjalanan kurang lebih 9 jam ke Shigatse dulu dan bermalam disana, setelah sampai menyempatkan mampir ke Tashi Lunpo Monastery yang ga terlalu jauh dari penginapan.

9. Hari kesembilan (6 Oktober)
Setelah bermalam di Shigatse, perjalanan menuju EBC dilanjutkan, kali ini akan memakan waktu yang ga berbeda dari kemarin tentunya, selama 9 jam yang akan gw tempuh dengan pemandangan yang super keren dan indah, akhirnya sampai di EBC dengan ketinggian 5200mdpl.

10. Hari kesepuluh (7 Oktober)
Merasakan bermalam di EBC dengan tidur di tenda” yang sudah disediakan di situ, dengan suhu yang super dingin di pagi hari, tujuan utama akhirnya tercapai,trekking ke EBC di pagi hari dengan ketinggian 5200mdpl, beruntung hari itu cerah banget, Gunung Everest kelihatan dengan sangat jelas, setelah puas berfoto di EBC, go back to Shigatse again, perjalanan 9 jam siap” ditempuh kembali.

11. Hari kesebelas (8 Oktober)
Setelah bermalam di Shigatse akhirnya kembali lagi menuju Lhasa, 9 Jam siap” ditempuh kembali, hari terakhir di Lhasa sebelum kembali ke Chengdu.

12. Hari keduabelas (9 Oktober)
Setelah kemarin berangkat dari Chengdu menuju Lhasa menggunakan kereta selama 2 hari 2 malam, kali ini gw menggunakan pesawat untuk menuju Chengdunya, supaya gw bisa jalan” di Chengdunya.

13. Hari ketigabelas (10 Oktober)
Hari terakhir di Chengdu, gw menghabiskan waktu untuk berkeliling dan berkuliner sebelum malamnya kembali lagi ke Jakarta.

14. Hari keempatbelas (11 Oktober)
Touchdown Jakarta 🙁

Highlight dari gw:
– Toilet di China itu bener” jorok, kalau mau pup atau kencing, usahain di hotel terlebih dahulu, jangan
sampai ke toilet umumnya 🙁
– untuk menuju Tibet ini gw menggunakan tour travel, karena di Tibet lo ga bisa yg namanya pergi
sendiri, benar” ketat banget, tentara ada dimana”
– Kalo ke Tibet, selain menggunakan visa China, wajib yang namanya punya permit, biasanya dari tour travelnya udah bikinin, jadi kita tinggal nunjukin aja waktu sampe di Tibet.

Sekian cerita perjalanan dari gw, kalo ada yang mau ditanyakan monggo, nanti gw jawab.

Thank you Backpacker Dunia 🙂

#BDChina #BDTibet #BDChengdu #BDLhasa #BDEverestBaseCamp

/* fb group poster start */ /* fb group poster end*/